12 Sep 2014

Rahasia Dukung Sakti



Luar biasa anda bisa melihat manusia hebat seperti bisa mengeluarkan Listrik bisa menyalakan lampu dengan sentuhan tanggan, silahkan lihat rahasianya disini.



Rahasianya disini



Rahasia Memunculkan Batu dari tanggan.
anyak oknum Pengobat Alternatif, dukun sakti, oknum paranormal yang menggunakan trik seperti ini sbg modus operandi kejahatan...padahal semua ini trik sulap



Rahasia menarik benda goib
dalam VIDEO INI terdapat CARA BAGAIMANA DUKUN PALSU mempraktekkan DENGAN MODUS PENARIKKAN BENDA GHAIB,



Teknik ini bukan dipengaruhi kekuatan SUPRANATURAL!! bukan pula karena Tenaga Dalam! Melainkan dengan pengetahuan ILMIAH, logika dan dibutuhkan ketrampilan..Berdirinya pedang ini merupakan sesuatu yang bisa dijabarkan secara FISIKA. Al Hikmah secara umum adalah ilmu pengetahuan. Karena itu kami melatih ikhwan/akhwat Perguruan Al Hikmah Aceh (Al Hikmah-9779) juga dengan memperkenalkan hukum fisika ..semoga tidak tertipu ya dengan atraksi serupa seperti menegakkan keris/keris berdiri, dsb..pedang saja bisa kita dirikan seperti di video...semoga bermanfaat sebagai pertunjukan seni semata..bisa dikolaborasi dengan permainan seni debus (extreme magic).. (Talent : Diwa Isanova dan Zulkarnain, ikhwan Perguruan Alhikmah Aceh/AH-9779)

-

Rahasia Mendatangkan Uang secara tiba-tiba 



Video Bincang Santai: Antara Dukun Asli dan Dukun Palsu.








Artikel : Rahasia Dukun
Selanjutnya

11 Sep 2014

Beranggapan Sial Berbau Syirik


Segala puji bagi Allah tiada sesembahan yang berhak disembah selain Dia. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Kita sering mendengar ada yang beranggapan sial dengan nama anaknya. Buktinya, ketika anaknya di usia belia sakit-sakitan, maka ada yang beranggapan sial bahwa itu karena namanya yang terlalu berat. Ada juga yang menganggap bahwa karena salah nama, anaknya jadi bandel. Intinya, nama anak akhirnya yang disalahkan.

Beranggapan sial bukan hanya seperti di atas, banyak contohnya. Ujung-ujungnya beranggapan sial itu mengarah pada kesyirikan.

Memahami Thiyaroh atau Tathoyyur

Pembahasan beranggapan sial ini dalam bahasan akidah diistilahkan dengan thiyaroh atau tathoyyurThiyarohberasal dari kata burung, artinya dahulu orang Arab Jahiliyah ketika memutuskan melakukan safar, mereka memutuskan dengan melihat pergerakan burung. Jika burung tersebut bergerak ke kanan, maka itu tanda perjalanannya akan baik. Jika burung tersebut bergerak ke kiri, maka itu tanda mereka harus mengurungkan melakukan safar karena bisa jadi terjadi musibah ketika di jalan.

Namun maksud thiyaroh di sini adalah umum, bukan hanya dengan burung saja. Thiyaroh adalah beranggapan sial ketika tertimpanya suatu musibah pada sesuatu yang bukan merupakan sebab dilihat dari sisi syar’i atau inderawi, baik itu dengan orang, dengan benda tertentu, dengan tumbuhan, dengan waktu, dengan angka tertentu atau dengan tempat tertentu.

Contoh dari thiyaroh atau beranggapan sial:
  1. Menganggap anak sakit-sakitan karena nama yang terlalu berat diemban sehingga harus ada penggantian nama.
  2. Mengganggap datangnya musibah itu karena si A yang baru datang ke kampung, sebelumnya tidak pernah terjadi. Sebagaimana dahulu Fir’aun beranggapan datangnya bencana gara-gara Nabi Musa ‘alaihis salam.
  3. Menganggap bulan Suro atau bulan Muharram adalah bulan keramat sehingga tidak boleh mengadakan hajatan, walimahan atau acara besar lainnya.
  4. Jika lewat di depan kuburan, selalu sial dan sering melihat hantu gentayangan.
  5. Anggapan sial dengan angka 13.

Thiyaroh Termasuk Akidah Jahiliyah 

Beranggapan sial atau thiyaroh termasuk akidah jahiliyah. Bahkan sudah ada di masa sebelum Islam. Lihatlah bagaimana Fir’aun beranggapan sial pada Musa ‘alaihis salam dan pengikutnya. Ketika datang bencana mereka katakan itu gara-gara Musa. Namun ketika datang berbagai kebaikan, mereka katakan itu karena usaha kami sendiri, tanpa menyebut kenikmatan tersebut berasal dari Allah. Allah Ta’ala berfirman,

فَإِذَا جَاءَتْهُمُ الْحَسَنَةُ قَالُوا لَنَا هَذِهِ وَإِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ يَطَّيَّرُوا بِمُوسَى وَمَنْ مَعَهُ أَلَا إِنَّمَا طَائِرُهُمْ عِنْدَ اللَّهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ
Kemudian apabila datang kepada mereka kemakmuran, mereka berkata: “Itu adalah karena (usaha) kami”. Dan jika mereka ditimpa kesusahan, mereka lemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan orang-orang yang besertanya. Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.” (QS. Al A’raf: 131).

Kesialan yang dianggap sesungguhnya tidaklah benar. Yang shahih, Musa dan orang beriman sebagai pengikutnya adalah sebab datangnya kebaikan dan barokah. Karena para Rasul ‘alaihimush sholaatu was salaammembuat perbaikan di muka bumi dengan ketaatan yang mereka perbuat, sehingga turunlah barokah. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آَمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya” (QS. Al A’raf: 96).

Dan sebenarnya sebab datangnya musibah adalah karena pembakangan ahli maksiat, orang musyrik dan kafir, bukan dari orang beriman.

Kesialan dan bencana sebenarnya karena kekurang ajaran orang kafir itu sendiri. Sebagaimana hal ini dapat kita ambil pelajaran dari surat Yasin tentang kisah penduduk negeri yang mendustakan dua sampai tiga utusan Allah. Allah Ta’ala berfirman,

وَاضْرِبْ لَهُمْ مَثَلًا أَصْحَابَ الْقَرْيَةِ إِذْ جَاءَهَا الْمُرْسَلُونَ (13) إِذْ أَرْسَلْنَا إِلَيْهِمُ اثْنَيْنِ فَكَذَّبُوهُمَا فَعَزَّزْنَا بِثَالِثٍ فَقَالُوا إِنَّا إِلَيْكُمْ مُرْسَلُونَ (14) قَالُوا مَا أَنْتُمْ إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُنَا وَمَا أَنْزَلَ الرَّحْمَنُ مِنْ شَيْءٍ إِنْ أَنْتُمْ إِلَّا تَكْذِبُونَ (15) قَالُوا رَبُّنَا يَعْلَمُ إِنَّا إِلَيْكُمْ لَمُرْسَلُونَ (16) وَمَا عَلَيْنَا إِلَّا الْبَلَاغُ الْمُبِينُ (17) قَالُوا إِنَّا تَطَيَّرْنَا بِكُمْ لَئِنْ لَمْ تَنْتَهُوا لَنَرْجُمَنَّكُمْ وَلَيَمَسَّنَّكُمْ مِنَّا عَذَابٌ أَلِيمٌ (18) قَالُوا طَائِرُكُمْ مَعَكُمْ أَئِنْ ذُكِّرْتُمْ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ (19)
Dan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan, yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang kepada mereka. (yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga utusan itu berkata: “Sesungguhnya kami adalah orang-orang diutus kepadamu”. Mereka menjawab: “Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami dan Allah Yang Maha Pemurah tidak menurunkan sesuatupun, kamu tidak lain hanyalah pendusta belaka”. Mereka berkata: “Rabb kami mengetahui bahwa sesungguhnya kami adalah orang yang diutus kepada kamu”. Dan kewajiban kami tidak lain hanyalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas”. Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami bernasib malang karena kamu, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami akan merajam kamu dan kamu pasti akan mendapat siksa yang pedih dari kami”. Utusan-utusan itu berkata: “Kemalangan kamu adalah karena kamu sendiri. Apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasib malang)? Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampui batas“.” (QS. Yasin: 13-19).

Penduduk negeri tersebut menganggap nasib sial menimpa mereka karena kedatangan para utusan tersebut. Namun hal itu dibantah oleh Allah Ta’ala. Allah Ta’ala nyatakan sendiri bahwa kesialan itu karena sebab pembangkangan penduduk itu sendiri.

Begitu pula orang-orang musyrik pernah menganggap datangnya nasib malang, itu karena Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah Ta’ala berfirman,
وَإِنْ تُصِبْهُمْ حَسَنَةٌ يَقُولُوا هَذِهِ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَإِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ يَقُولُوا هَذِهِ مِنْ عِنْدِكَ
Dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: “Ini adalah dari sisi Allah”, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: “Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)”.” (QS. An Nisa’: 78).

Larangan Thiyaroh

Thiyaroh atau beranggapan sial termasuk kesyirikan sebagaimana dinyatakan dalam hadits.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ عَدْوَى ، وَلاَ طِيَرَةَ ، وَلاَ هَامَةَ ، وَلاَ صَفَرَ
Tidak dibenarkan menganggap penyakit menular dengan sendirinya (tanpa ketentuan Allah), tidak dibenarkan beranggapan sial, tidak dibenarkan pula beranggapan nasib malang karena tempat, juga tidak dibenarkan beranggapan sial di bulan Shafar” (HR. Bukhari no. 5757 dan Muslim no. 2220).

Dalam hadits ini disebutkan tidak bolehnya beranggapan sial secara umum, juga pada tempat dan waktu tertentu seperti pada bulan Shafar. Di negeri kita yang terkenal adalah beranggapan sial dengan bulan Suro, maka itu pun sama terlarangnya.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
« لاَ عَدْوَى ، وَلاَ طِيَرَةَ ، وَيُعْجِبُنِى الْفَأْلُ » . قَالُوا وَمَا الْفَأْلُ قَالَ « كَلِمَةٌ طَيِّبَةٌ »
Tidak dibenarkan menganggap penyakit menular dengan sendirinya (tanpa ketentuan Allah) dan tidak dibenarkan beranggapan sial. Sedangkan al fa’lu membuatkan takjub.” Para sahabat bertanya, “Apa itu al fa’lu?” “Kalimat yang baik (thoyyib)”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Bukhari no. 5776 dan Muslim no. 2224)

Apa beda al fa’lu dan thiyarohAl fa’lu adalah berangan kebaikan. Sedangkan thiyaroh adalah berperasaan akan datangnya keburukan. Berangan datangnya kebaikan adalah suatu anjuran karena hal ini termasuk husnu zhon (berprasangka baik) pada Allah. Contoh fa’lu adalah ketika kita mendengar ucapan-ucapan yang baik, maka cerialah hati kita. Atau kita melihat seorang yang tampil menawan hati, kita pun menjadi tenang, tanda mengharap kebaikan dan husnu zhon pada Allah. Fa’lu termasuk perkara yang baik. Dari sinilah mengapa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam takjub. Ketika mendengar nama atau ucapan yang baik atau berlalu di tempat kebaikan, hati menjadi tenang, dan tanda husnu zhon pada Allah. Demikian penjelasan Syaikhuna, Dr. Sholeh Al Fauzan dalam I’anatul Mustafid.

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud, ia menyebutkan hadits secara marfu’ –sampai kepada Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam-,
« الطِّيَرَةُ شِرْكٌ الطِّيَرَةُ شِرْكٌ ». ثَلاَثًا « وَمَا مِنَّا إِلاَّ وَلَكِنَّ اللَّهَ يُذْهِبُهُ بِالتَّوَكُّلِ ».
Beranggapan sial adalah kesyirikan, beranggapan sial adalah kesyirikan”. Beliau menyebutnya sampai tiga kali. Kemudian Ibnu Mas’ud berkata, “Tidak ada yang bisa menghilangkan sangkaan jelek dalam hatinya. Namun Allah-lah yang menghilangkan anggapan sial tersebut dengan tawakkal.” (HR. Abu Daud no. 3910 dan Ibnu Majah no. 3538. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Hadits ini dengan sangat jelas menunjukkan bahwa thiyaroh atau beranggapan sial termasuk bentuk syirik. Kesyirikan dalam masalah thiyaroh ini bisa dirinci menjadi dua:
  1. Jika menganggap bahwa yang mendatangkan manfaat dan mudhorot adalah makhluk, ini syirik akbar.
  2. Jika menganggap bahwa yang memberi manfaat atau mudhorot hanyalah Allah, namun makhluk hanyalah sebagai sebab, ini termasuk syirik ashgor.
Catatan: Tidak setiap anggapan jelek itu terlarang. Ada anggapan jelek yang masih dibolehkan selama ada sebab yang syar’i atau hissiy (inderawi). Seperti misalnya kita sudah mengetahui gerak-gerik si pencuri, dan kita berprasangka jelek padanya, maka ini ada bukti atau sebab, sehingga prasangka jelek ini tidak bermasalah.

Kuncinya Tawakkal

Anggapan sial mengurangi tauhid seorang muslim dan dinilai syirik. Penilaian syirik ini dilihat dari beberapa sisi: (1) bergantung pada sesuatu yang bukan sebab secara hakiki, (2) memutuskan suatu kejadian seakan-akan menentang takdir Allah, dan (3) mengurangi tauhid. Untuk menghilangkan persangkaan sial di sini hanyalah dengan tawakkal. Karena tawakkal terdapat ketergantungan hati pada Allah. Hadits yang telah lewat disebutkan, “Namun Allah-lah yang menghilangkan anggapan sial tersebut dengan tawakkal”. 

Penulis Fathul Madjid (335) berkata, “Akan tetapi jika kita bertawakkal pada Allah dalam meraih maslahat dan menolak mudhorot, maka was-was untuk beranggapan sial akan hilang dengan izin Allah.”

Syaikh Sholeh Al Fauzan berkata, “Penyembuh dari beranggapan sial adalah dengan bertawakkal pada Allah. Kemudian meninggalkan anggapan sial dan tidak memiliki keraguan lagi dalam hati.” [Ini perkataan beliau dalam I’anatul Mustafid (2: 16)].

Ingatlah pelajaran dari firman Allah Ta’ala,
وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ
Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath Tholaq: 3).

Jangan menuduh kesialan itu pada tanggal, hari, angka, bulan, tempat atau nama anak. Buang jauh-jauh anggapan sial dan ganti dengan tawakkal pada Allah Ta’ala.  Ketika mendapatkan hal yang tidak mengenakkan, ucapkanlah:



اللَّهُمَّ لاَ يَأْتِى بِالْحَسَنَاتِ إِلاَّ أَنْتَ وَلاَ يَدْفَعُ السَّيِّئَاتِ إِلاَّ أَنْتَ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِكَ

Allahumma laa ya’ti bilhasanaati illa anta. Wa yadfa’us sayyi-ati illa anta. Wa laa hawla wa laa quwwata illa bik
“Ya Allah, tiada yang dapat mendatangkan kebaikan kecuali engkau. Tidak ada yang dapat menolak bahaya kecuali engkau. Tidak ada daya dan upaya melainkan denganmu.”

Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.
Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.
Selanjutnya

Jenis dan Macam-macam jimat kesaktian

Holy Teak Wooden Amulet Inscribed with Ancient Indonesian Mystical Incantations
Zimat Online Shop
Malaysia - Singapure - Brunai - Thailand - Hongkong - Taiwan - Spanyol - America
Selusin Rp.10.000 satuan Rp.15.000

Selusin Rp.10.000 satuan Rp.15.000

Selusin Rp.15.000 satuan Rp.25.000

Selusin Rp.20.000 satuan Rp.35.000

Selusin Rp.15.000 satuan Rp.5.000


Selusin Rp.20.000 satuan Rp.15.000

We burn our problems at the stroke of midnight and, lightly touching our talisman, we say a tiny prayer to reinforce our courage as we step into 2014 with hope and perseverance.

Rp.30.000

Rp.30.000

Rp.25.000

Rp.30.000

Rp,20.000

Rp.30.000

Rp,5000

Rp.5000

Rp.5000

Rp.10 000

Rp.20.000

Rp.10.000

Rp.30.000

Rp.10.000

Rp.10.000

Rp.15.000

Rp.45.000

Rp.15.000

Rp.15.000

Rp.15.000

Rp.15.000

Rp.15.000

Rp.15.000

Rp.15.000

Rp.15.000

Rp.25.000

Rp.5.000

Rp.15.000

Rp.15.000

Rp.15.000

Rp.15.000

Rp.15.000

Rp.15.000

Rp.15.000



Selanjutnya

10 Sep 2014

Menangkal ilmu santet - sihir

Tulisan berikut adalah wujud dari kepedulian kami, sebab cukup banyak juga pengunjung blog ini yang masuk dengan kata kunci; do’a menolak santet,guna-guna, pelet, sihir, teluh,do’a melawan ilmu hitam dan lain-lain yang senada. Mereka adalah orang-oarang yang sedang diuji dengan permasalahan yang menurut pengalaman dan usaha yang sudah mereka lakukan terkena hal-hal yang gaib.
Disini kami tidak akan membahas tentang definisi ilmu hitam atau hakikat sihir dan santet, bukan pula akan memberikan do’a atau mantra pengusir hantu,roh jahat, penolak santet dan lain sebagainya, melainkan kami akan sedikit memberikan ulasan dari sisi psikologis.
Menurut para ahli ilmu sihir dan sejenisnya selalu menyertakan jin sebagai eksekutor utama guna menjalankan misi dari si pelaku. Dari sekian banyak pembahasan seputar masalahdunia santet, guna-guna dan sejenisnya adalah pertanyaan;
  • Adakah ilmu atau do’a terampuh untuk menolak,melawan ilmu tersebut?
  • Adakah cara manjur untuk menolak,melawan ilmu tersebut?
Jawabannya tentu beragam, sesuai keyakinan,pengalaman masing-masing, seperti halnya yang akan kita bahas disini adalah berdasarkan pengetahuan dan pengalaman penulis.
Bagi orang yang merasa terancam atau diancam akan di santet atau pun sudah merasa menjadi korban ilmu tersebut, sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut;

Tata ulang keyakinan

Seperti kita ketahui bahwa segala hal yang sudah dan akan terjadi tidak lepas dari izin dan kehendak Alloh, artinya kalau Alloh sudah mentaqdirkan, sudah tertulis suratan taqdir kalau kita suatu ketika dalam hidup kita didunia akan terkena santet, maka andaipun orang shalih sedunia mendo’akan kita agar terhindar dari taqdir tersebut tidak akan membawa dampak apa-apa, bwgitu pun sebaliknya, jika dalam taqdir kita tidak ada catatan kita akan terkena santet, maka andai dukun sedunia berkolaborasi ingin menyantet kita, kita akan sehat, aman-aman saja.
Kesimpulannya, kalau pikiran kita sudah beranggapan apalagi yakin kita sedang atau sudah diserang ilmu hitam, maka hakikatnya secara psikologi kita sudah terkena penyakit jiwa,was-was, takut yang berlebihan adalah penyakit jiwa (penyakit jiwa itu tidak melulu gila). Kondisi ini biasanya akan mendorong si sakit mencari “penyembuh” dengan mendatangi “orang pintar”, beruntunglah kalau bertemu dengan orang yang jujur, karena tidak sedikit yang menipu. Tidak sedikit yang berujung salah aqidah terjerumus ke kemusrikan dan berakhir dengan kekecewaan.
Keyakinan (iman)lah hal pertama yang harus dibenahi, ini sangat penting, sebab Alloh tidak mentaqdirkan sesuatu kecuali ujian itu untuk kebaikan dan perbaikan kita, selayaknya kalau kita terserang penyakit kwatir atau yakin terkena sihir obat pertama adalah merefresh iman kita.

Berdo’a sendiri dan minta dido’akan oleh orang shalih

Setelah iman kita sudah yakin, hal berikutnya yang harus dilakukan adalah berdo’a, sebab do’a adalah perisai seorang mukmin, disini disebutkan mukmin bukan muslim, artinya do’a merupakan perisai orang yang beriman, yang imannya sudah benar-benar mantab tidak goyah, tidak mudah terombang-ambing oleh perasaan diri sendiri, tidak kwatir dan tidak takut selama bersama Alloh.
Apakah do’anya?
Hakikat do’a adalah wujud pengakuan kelemahan hamba yang selalu membutuhkan penciptanya yaitu Alloh SWT, tidak ada do’a paling ampuh,paling manjur, semua do’a kedudukannya sama, selama do’a itu tidak mengandung kesyirikan maka diperbolehkan,berdo’a tidak harus dengan bahasa arab. Namun demikian jika kita sedang dalam rangka menolak sihir,mengobati serangan guna-guna, menurut pengalaman penulis, Ayat kursyi bisa di baca, diamalkan.
Tata caranya bagaimana?
Bacalah sebanyak yang anda mampu, semakin banyak semakin bagus
Kapan waktunya?
Kapan saja asal tidak ditempat-tempat terlarang seperti toilet. Sehabis sholat 5 waktu, sholat hajat,tahajjud, atau didekat orang yang disinyalir terkena sihir.
Jika kita sudah yakin adanya serangan ilmu hitam, sepanjang yang penulis ketahui dan alami, ilmu-ilmu hitam berjalan atas kerja sama antara manusia dan jin kafir, secara spontan kelihatannya ilmu hitam nampak unggul, istilahnya efeknya langsung bisa dilihat dan dirasakan, misalnya ada si pelaku ilmu hitam bilang “kamu si fulanah akan saya pelet” kepada seorang wanita ternyata tak begitu lama si wanita benar-benar lengket sama di pelaku, sebelumnya boro-boro mau dekat mendengar namanya saja sudah jijik. Kalau kita mau berikhtiyar sembari berserah diri memohon perlindungan dan pertolongan Alloh dengan membaca ayat kursyi sebanyak-sebanyaknya, tidak dibatasi sampai kapan, pokoknya sampai si korban sembuh. Kami yakin seyakin-yaklinnya kalau kita berdo’a diniati ibadah menjalankan perintah Alloh yaitu berikhtiyar dengan do’a, sehebat apapun ilmu hitam akan luruh dengan kalimah mulia Alloh SWT.


Selanjutnya

26 Agt 2014

RAHASIA SUJUD KETIKA SHOLAT

RAHASIA SUJUD KETIKA SHOLAT"

Sujud melibatkan 5 anggota badan yang bertumpu pada bumi, yaitu dahi, hidung, kedua telapak tangan, lutut dan kedua ujung jari kaki.Sujud adalah konsep merendahkan diri, memuji Allah dan memintasegala macam permintaan kepada Allah. Sekaligus, mengikis sifatsombong, riya', takabur, dll.

Dr Fidelma O'Leary, Phd Neuroscience dari St Edward'sUniversity, telah menjadi mu'allaf, karena mendapati fakta tentang manfaat sujud bagi kesehatan.Dalam kajiannya ditemukan adabeberapa urat syaraf di dalam otak manusia yg tidak dimasuki darah, dan urat ini baru bisa dimasuki darah ketika manusia bersujud.Tetapi urat saraf ini hanyamemerlukan darah untukkbeberapa saat tertentu saja. Yaitu, pada waktu-waktu sholat yang telah ditetapkan Islam (shubuh, dzuhur, 'ashar, maghrib, Isya').

SubhanAllah...Jadi, siapa yang tidak sholat maka urat ini tidak menerima darah sehingga otaknya tidak berfungsi secara normal. Salah satu indikasinya adalah timbul macam-macam gejala sosial di masyarakat yg tidak bersholat saat ini.Karena letak otak di atas jantung, maka kata Prof Hembing, jantung hanya mampu membekalkan 20% darah ke otak manusia, maka dibantu lagi dengan sujud yang lebih lama agar menambah kekuatan aliran darah ke otak.Hal ini sesuai dengan apa yangdisampaikan Rasulullah, supayakita sujud berlama-lama padaraka'at terakhir.Manfaat sujud berlama-lama ini,untuk menolak pening, dan migrain, menyegarkan otak,menajamkan akal pikiran (peka), melegakan sistem pernapasan, membetulkan pundi peranakan yang jatuh, memperbaiki kedudukan bayi sungsang, dll.

Dan yang menakjubkan, jika kita memperhatikan, bentuk saraf yang ada dalam otak kita berbentuk seperti orang yang bersujud..

SUBHANALLAH..........

Jika anda menshare ini kepada 1 orang artinya anda sudah menyebarkan 10 kebaikan di akhirat

Ya Allah, jadikanlah kami yang mengucapkan 'Subhanallah' di kolom komentar menjadi manusia sehat, bermanfaat, dan wafat dalam keadaan khusnul khatimah. Aamiin ya Rabbal'alamiin



Selanjutnya

Pasang Susuk Maha Ratu



Sejatinya susuk adalah sarana pemikat, bukan tipe pelet seperti yang saya bicarakan. susuk ini memang utnuk memancarkan aura dan kecantikan. biasanya di pakai oleh orang orang public figuran ( artis, tokoh politik, pemimpi) dan lain lain, tak ketinggalan juga di manfaatkan oleh ( maaf ) pelacur, wanita panggilan, gigolo, kucing garong, he he he…

orang yang melihat akan terpesona dan jadi tertarik, tunduk dan takluk, tapi ingat, resiko nya bung….
Susuk adalah sarana atau piranti magis yang terbuat dari benda benda logam keras, seperti emas, intan, berlian, dan samber lilin. ada juga yang berbentuk air, tapi biasanya susuk air ini tidak tahan lama, hanya 40 hari saja sudah luntur.

susuk ini sangat berbahaya bagi kesehatan dan bagi jiwa. kenapa?? soalnya susuk ini nanti akan menghambat seseorang bila akan meninggal dunia. saya sudah sering kali menolong orang yang mau meninggal dan sekarat, mereka tidak mati segera. masih di gandoli (sulit) untuk meninggal, setelah saya keluarkan susuknya, maka segera meninggal. tentunya dengan baca baca doa juga. bukan kos0ngan.
bagi anda yang berencana mencari susuk, saya sarankan untuk tidak memakai piranti ini, akibatnya sungguh berbahaya. saya sudah buktikan sendiri.

berbeda dengan pelet atau pengasihan, pelet atau pengasihan ini bila kita tidak membutuhkan lagi bisa kita buang. asalkan doa nya dan manteranya tidak kita hafal lagi, maka akan hilang dengan sendirinya,
jadi itulah baik atau buruknya dari susuk.


HUKUM MEMAKAI SUSUK PADA TUBUH

susuk emas


Tanya : Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakaatuh
Akhi, ana mau nanya.. mudah-mudahan dijawab langsung oleh ustadz karena ini sangat penting bagi ana atau mungkin ada orang lain yang senasib.
Tahun 1997 ana merantau ke jakarta, disana ana terjebak syirik yakni dengan memasang susuk pada tubuh. setelah itu pada saat tidur ana sering merasa diganggun oleh makhluk halus (mimpi buruk dan menyeramkan), malas beribadah dsb..
yang ana tanyakan:
1. Mungkinkah dosa ana diampuni, bagaimana cara ana bertobat?
2. Bila ana meninggal dunia sementara susuk yang ana pasang masih ada (berpengaruh), apakah kematian ana kafir?
3. Bolehkan ana minta tolong orang untuk ruqyah, atau mungkinkah susuk itu bisa hilang sendiri?
4. Sudah beberapa bulan ini ana mengikuti kajian salaf/salafy, apakah ana terkategori sebagai orang munafik bila saat ini kadang kadang masih menggunakan pakaian isbal terutama bila di masyarakat umum. Soalnya ana takut di kira orang alim bila berpakaian diatas mata kaki sementara ana masih sangat awam. Ana sangat membutuhkan jawabannya. ana ingin meninggal dunia sebagai muslim. Jazakummullah Khairon wa barrokallahu fiik
Jawab : Wa’alaykumussalam warohmatullah wabarokatuh
1. InsyaAllah dosa antum akan diampuni, jika antum jujur dalam bertaubat, meninggalkan dosa, dan tidak mengulanginya. JIka antum mengulangi dosa syirik itu, dan antum meninggal diatasnya maka dosa antum tidak akan diampuni dan kelak akan dimasukkan dalam neraka. Allah Ta’aala berfirman :
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa selain (syirik)  itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (An Nisaa: 48)
2. Adapun masalah susuk, maka antum berusaha menghilangkannya dengan cara meruqyah diri sendiri dengan membaca ayat-ayat Al-Quran, dan dzikir-dzikir pagi dan sore yang ada dalam hadits yang shahih. Jika susuk itu tidak bisa hilang, sedangkan antum sudah bertaubat dan menyesali perbuatan tersebut, lalu antum meninggal, maka antum insyaAllah akan meninggal diatas tauhid.
3. Tidak usah meminta ruqyah kepada orang lain, dan cukup meruqyah diri sendiri dan dengan izin Allah dan usaha dari antum niscaya susuk itu akan hilang.
4. Pakailah pakaian yang sunnah yaitu pakaian yang tidak melewati mata kaki, sekalipun orang-orang sekitar kita menganggap kita aneh, karena itulah sunnatullah bagi para penegak sunnah; mereka akan dicemooh, dianggap asing, dijauhi. Namun bersabarlah diatas sunnah, niscaya Anda termasuk dalam sabda Nabi Shalallaahu ‘alaihi wasallam :
“Islam ini awal kali munculnya dalam keadaan asing, dan akan kembali asing sebagaimana awal munculnya. Maka beruntunglah orang-orang yang asing.” (HR. Muslim)
Dalam riwayat lain disebutkan bahwa mereka adalah orang-orang yang sholeh (baik) ketika manusia rusak. Maksudnya, mereka (orang-orang asing karena melaksanakan sunnah) tetap dalam keadaan baik aqidahnya, ibadahnya, dan akhlaknya bagus di tengah manusia yang rusak akidahnya, ibadahnya, dan akhlaknya.
Jadi seseorang yang menapaki manhaj salaf di akhir zaman ini, harus bersabar ditengah manusia-manusia rusak yang menganggap para penegak sunnah sebagai orang yang asing, dan musuhnya. Inilah yang dikabarkan oleh Nabi Shalallaahu ‘alaihi wasallam :
“Sesungguhnya di belakang kalian ada hari-hari di mana orang yang sabar ketika itu seperti memegang bara api. Mereka yang mengamalkan sunnah pada hari itu akan mendapatkan pahala lima puluh kali dari kalian yang mengamalkan amalan tersebut. Para Shahabat bertanya: “Mendapatkan pahala lima puluh kali  dari kita atau dari mereka?” Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam menjawab: “Bahkan lima puluh kali pahala dari kalian”.

(HR. Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan Hakim. Dan dishahihkan oleh Imam Hakim dan disepakati oleh Dzahabi; lihat Dlaruratul Ihtimam, Syaikh Abdus Salam bin Barjas, hal. 49)

Dibawah naungan cahaya hadits ini, kita mendapatkan petunjuk dan bimbingan bahwa orang-orang asing yang melaksanakan sunnah akan menghadapi kondisi yang susah antara mengikuti sunnah ataukah meninggalkan sunnah. Disinilah seorang membutuhkan kesabaran agar dia tetap berada dalam sunnah. InsyaAllahu Ta’aala, kesabaran inilah yang akan mengumpulkan kita bersama Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam di akhirat kelak.

Allahumma Amin.

______________________________________________________________________


Solusi


8 Hal yang Membuat Wanita Jadi Seksi di Mata Pria



"Cewek itu nggak cantik-cantik banget, body-nya juga biasa aja, tapi kok pacarnya ganteng, ya?"

Berapa kali komentar seperti itu terlontar dari mulut Anda dan teman-teman? Ungkapan rasa heran seolah-olah tak percaya pria yang diincar banyak wanita ternyata tertarik pada gadis yang "biasa-biasa" saja. 

Eits, jangan salah. Wajah cantik dan tubuh indah memang bisa memikat pria dalam sekejap, namun saat mencari kekasih, percayalah. Penampilan saja tak cukup. Ada hal-hal lain yang lebih diutamakan pria. Misalnya:

1. Selera humor
Bagi pria, tak ada yang lebih menyenangkan dari mengobrol dengan wanita yang bisa membuatnya tertawa. Apalagi jika pria itu juga humoris. Wanita dengan selera humor yang baik juga biasanya lebih santai dan tidak mudah tersinggung. Pria biasanya senang bercanda dengan sambil meledek, dan wanita yang humoris bisa menanggapinya dengan baik, bukannya malah ngambek dan tersinggung.

2. Pintar, tapi tak terlalu pintar
Semua pria senang wanita yang cerdas, berwawasan luas, dan banyak tahu. Tapi hati-hati, jangan sampai membuatnya merasa bodoh. Ini bukan berarti kita harus pura-pura bodoh di hadapannya. Cukup berikan kesempatan baginya untuk "memamerkan" pengetahuan dan kecerdasannya. Misalnya, biarlah kita jadi jagoan dalam hal wawasan politik luar negeri, tapi saat dia sedang bicara tentang internet dan komputer yang jadi bidang keahliannya, dengarkanlah dengan hormat dan pujilah dia atas kecerdasannya di bidang itu.

3. Menyenangkan diajak ngobrol
Ini adalah faktor penting yang bahkan bisa mengalahkan faktor fisik. Pria mana pun tak akan ada yang mau berpacaran dengan wanita yang tak nyambung saat diajak ngobrol. Bukan berarti wanita itu kurang cerdas, tapi seringkali minat mereka berbeda. Si lelaki tertarik pada topik A, B, C, si wanita tertarik pada topik X, Y, Z. Masalah ini bisa diatasi dengan bersama-sama mencari topik apa yang kalian berdua sukai. Atau dengan saling membuka diri terhadap topik-topik baru. Siapa tahu si lelaki jadi bisa suka pada topik Z, dan si wanita bisa ikut suka topik A.

Tapi masalah ini juga bisa muncul jika si wanita terlalu pemalu. Sebenarnya mereka menyukai hal yang sama, namun si wanita terlalu takut untuk memulai percakapan. Ini sifat yang sebaiknya segera dihilangkan, setidaknya saat berhadapan dengan si dia. Jangan takut bertanya, memberi pendapat, dan memulai percakapan. Apa ruginya mengajak ngobrol, kan? Saat berbincang, jangan biarkan ada jeda kosong terlalu lama. Lontarkan pertanyaan santai tentang dirinya ("Dulu kuliah di mana?"), tentang barang yang dipakainya ("Sepatunya lucu deh. Beli di mana?"), atau tentang hal-hal lain yang memancing opininya ("Semalem nonton audisi Indonesian Idol, nggak? Agnes Monica jadi juri, menurut kamu oke gak?"). 

4. Percaya diri dan bisa memegang kendali
Memang sudah dari sononya lelaki terlahir sebagai pemimpin dan ingin mengontrol segala sesuatu. Namun bukan berarti mereka menginginkan wanita yang hanya bisa nurut saja bagai kerbau dicocok hidung. Pria sangat kagum pada wanita yang tahu apa yang ia mau, dan tak sungkan mengatakannya. Contoh paling sederhana adalah saat ditanya, "Nonton film apa ya kita?" kebanyakan wanita menjawab, "Terserah". Padahal sebetulnya ia sudah punya pilihan film dalam kepalanya. Mengapa harus takut pilihanmu berbeda dengan pilihan si dia? Setidaknya kita tahu apa yang kita inginkan, dan bukan hanya manut saja mengikuti pilihannya. Sesungguhnya pria juga lelah dengan wanita yang semuanya serba terserah.

Ini tak berlaku hanya saat sedang berduaan. Pria juga suka melihat wanita yang memegang kontrol dan tak hanya nurut saja menerima perlakuan dan perintah orang lain, baik di lingkungan pergaulan maupun di tempat kerja.

5. Keibuan
Tanpa disadari, pria akan mengajukan pertanyaan ini dalam benaknya, "Apakah wanita ini akan jadi ibu yang baik bagi anak-anakku?" Tak perlu "cari muka" pada anak-anak kecil untuk menunjukkan sifat keibuanmu. Cukup tunjukkan perhatian padanya. Ia juga tahu bahwa wanita yang perhatian dan bisa merawat serta menjaga orang-orang terdekatnya dengan baik, nantinya akan jadi istri dan ibu yang baik.

6. Fashionable tapi tak berlebihan
Pria senang terlihat "jalan bareng" dengan wanita yang terlihat keren. Tak perlu wajah dan tubuh bak supermodel, bila wanita merawat diri dengan baik dan punya selera mode yang baik, pria pun senang melihatnya. Tapi, hindari tren mode yang terlalu ekstrem dan terlihat "aneh" di mata kebanyakan orang. Pria senang jalan dengan wanita yang jadi pusat perhatian, tapi bukan diperhatikan orang karena dianggap aneh.

7. Tak suka mengeluh
Di Twitter, mengeluh tentang pekerjaan. Di BlackBerry Messenger, mengeluh tentang teman yang menyebalkan. Di status Facebook, mengeluh tentang gebetan. Saat bertemu, mengeluh tentang perilaku si adik yang bikin kesal. Mengeluh itu manusiawi, tapi jika yang keluar dari mulut kita hanya keluhan dan hal-hal negatif, bukan hanya pria yang akan menjauh, tapi juga teman-teman. Ingat, keluhan itu menular dan bisa merusak mood orang lain yang sedang bahagia.

8. Religius
Tak bisa dipungkiri, agama memiliki peran yang cukup penting bagi pria untuk memilih wanita idamannya. Meskipun pria tersebut tidak religius, ia akan merasa tenang jika mengetahui bahwa wanita idamannya dekat dengan agama. Bentuknya macam-macam, dari mulai yang sangat relijius (berjilbab, rajin solat 5 waktu, atau aktif di kegiatan gereja, dll), atau dekat dengan agama dalam hal keseharian, misalnya tak pernah melakukan hal-hal yang dilarang agama. Pria juga menganggap wanita religius nantinya akan jadi istri yang baik (meskipun pada kenyataannya belum tentu).

Selanjutnya
 

Komentar

Video Streem

Cek Zodiak & Shio

Tahun
Bulan
Tanggal
Zodiak:
Shio:

Paranormal Indonesia