14 Jul 2014

Dukun Cabul di Depok Bermodus Pura-pura Kesurupan


Modus yang dilakukan Retno Hadi Saputra (30), pria yang berkedok sebagai ahli pengobatan alternatif untuk menipu para korbannya adalah dengan cara berpura-pura kesurupan.
Dari kesurupan itu, kata Ahmad, seakan-akan roh yang merasuki Hadi berjanji mampu menyembuhkan penyakit pasiennya, lalu akan meminta sejumlah persyaratan mulai dari uang sampai menyetubuhi pasiennya atau korban.
"Modusnya dengan berpura-pura kesurupan. Dari kesurupan itulah pelaku menipu para korbannya. Selain uang, kepada korban perempuan, pelaku juga mencabulinya," kata Kapolresta Depok Kombes Ahmad Subarkah, kepada Warta Kota, Minggu (13/7/2014) sore.
Ia mengatakan diduga korban Hadi sudah puluhan orang karena ia sudah beraksi lebih dari setahun di rumahnya di Beji, Depok.
Di rumahnya itulah, Hadi dibekuk polisi Selasa (8/7/2014) malam pekan lalu. Ia ditangkap setelah sebelumnya, polisi menerima laporan IM (29) seorang ibu rumah tangga yang sudah diperdayai Hadi.
IM yang menderita sakit kista dan berobat ke Hadi, sempat disetubuhi pelaku di Hotel Bumi Viyata, di Jalan Margonda, Depok, Senin (7/7/2014) sore. Selain itu, Hadi juga meminta uang Rp5 Juta kepada IM sebagai mahar, namun IM baru memberikan Rp1 Juta.
Sampai, Minggu (13/7/2014), kata Ahmad diketahui sudah ada 13 orang korban Hadi. Mereka adalah 6 perempuan dan 7 pria. "Kami duga korbannya masih ada lagi. Karenanya masih kami kembangkan kasus ini," kata Ahmad.
Ia mengatakan kepada para korban perempuan, Hadi biasanya mencabulinya mulai dari menyetubuhi hingga menggerayangi tubuh korban demi melampiaskan nafsu bejatnya. "Korban perempuan biasanya dilecehkan oleh pelaku dengan tipu dayanya," kata Ahmad.
Seperti diberitakan sebelumnya, dengan berlagak sebagai ahli pengobatan alternatif, Retno Hadi Saputra berhasil menyetubuhi korbannya IM (29) seorang ibu rumah tangga, di Hotel Bumi Viyata, di Jalan Margonda, Depok, Senin (7/7/2014) sore.
Bukan itu saja, Hadi, menipu IM dengan menerima imbalan atau mahar awal dari aksi pengobatannya sebesar Rp1 Juta.
Merasa sudah diperdayai dimana penyakit kista yang dideritanya tidak juga sembuh, IM lalu melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolresta Depok, Selasa (8/7/2014) malam, dengan didampingi suaminya M.
Nomor laporan tercatat dalam LP/1472/K/VII/2014/PMJ/RD, tertanggal 8 Juli 2014.
Wakapolresta Depok AKBP Irwan Anwar menjelaskan berdasar dari laporan korban, pihaknya langsung membekuk pelaku yakni Retno Hadi Saputra di rumah kontrakannya di Beji, Depok, Selasa (8/7/2014) malam.
"Pelaku kami amankan dan masih kami dalami kasusnya," kata Irwan beberapa waktu lalu.
Irwan menjelaskan modus yang dilakukan pelaku adalah dengan mengaku sebagai ahli pengobatan alternatif. Namun nyatanya, kata Irwan, pelaku menyetubuhi korbannya yakni IM yang tengah menderita kista.
"Persetubuhan dikatakan oleh pelaku sebagai syarat pengobatan agar penyakit korban sembuh. Selain itu pelaku meminta mahar uang tunai sebesar Rp5 juta sebagai syarat lain. Namun korban baru memberikan sebesar Rp1 Juta," papar Irwan.
Irwan menuturkan peristiwa tersebut berawal saat Minggu (6/7/2014) lalu, pelaku mengirim pesan singkat kepada korban yakni IM, bahwa dirinya siap melakukan pengobatan kista yang diderita korban.
"Pelaku mengajak korban bertemu di Hotel Bumi Viyata di Jalan Margonda, Kemiri Muka, Depok, keesokan hari atau hari Seninnya," kata Irwan.
Keesokan harinya, Senin (7/7/2014) sore sekira pukul 15.00, IM bertemu dengan Hadi di hotel tersebut. Di dalam kamar, kata Irwan, pelaku dengan tipu muslihatnya berlagak melakukan pengobatan terhadap korban dengan tata cara ritual tertentu.
"Pelaku mengangkat tangannya diatas tubuh korban, saat itu pelaku mengatakan itu adalah cara untuk mengangkat penyakit dari tubuh korban. Namun di balik pengobatan tersebut, pelaku mempunyai niat lain yakni hendak menyetubuhi korban," kata Irwan.
Untuk melaksanakan niatnya menyetubuhi korbannya, kata Irwan, pelaku lalu mengatakan kepada korban bahwa sebagai syarat penyembuhan, ia harus menyetubuhi IM.
"Padahal itu hanya tipu muslihat pelaku saja, untuk melampiaskan nafsunya dan melaksanakan niat buruknya," kata Irwan.
Menurut Irwan, setelah berhasil menyetubuhi korbannya, Hadi lalu meminta mahar pengobatan yakni uang tunai sebesar Rp5 Juta. Lagi-lagi, kata Irwan, pelaku mengatakan uang Rp5 Juta itu sebagai salah satu syarat penyembuhan.
"Korban menyetujui dan diberikan Rp1 Juta terlebih dahulu. Sementara sisanya sebanyak Rp4 juta akan diberikan kemudian," kata Irwan.
Setelah kejadian itu, korban IM merasa curiga dengan perbuatan dan ritual pengobatan yang dilakukan pelaku. Ia lalu menceritakan hal tersebut kepada suaminya.
"Mereka akhirnya merasa sudah tertipu dan terperdaya oleh pelaku. Korban bersama suaminya lalu melaporkannya ke polisi, Selasa malam," kata Irwan.
Menurut Irwan setelah dilakukan penyelidikan, pihaknya langsung membekuk pelaku di rumah kontrakannya di Depok.(Budi Sam Law Malau)

Bila anda Pernah jadi Korban jangan malu laporkan saja kepada pihak berwajib
(biar tidak ada korban lagi) 
Nb. Ingat Yang Bisa Menyembuhkan Penyakit Bukan Dukun atau Dokter tapi Allah....
Kita hanya wajib Ikhtiar Saja.
Selanjutnya

10 Jul 2014

Apakah Santet itu Ada

RUU SANTET : KENAPA SEBAGIAN ORANG NGGAK PERCAYA SANTET ITU ADA.


Mumpung lagi seru serunya kontroversi mengenai undang undang anti santet, blog post kali ini akan membahas kenapa sebagian orang tidak percaya santet. Santet secara prinsip adalah mencelakai atau membunuh seseorang secara ghaib. Seorang member di sub forum supranatural di kaskus pernah membuat thread heboh bertajuk “Tolong santet saya”. Berbekal ketidak percayaannya terhadap santet dia tetap hidup meskipun sub forum itu konon dihuni banyak orang ber “ilmu” tinggi dan mencoba melayani permintaannya. Banyak organisasi ilmu pengetahuan yang menawarkan hadiah uang bagi siapa saja yang bisa membuktikan lewat demonstrasi, segala bukti dari hal supranatural termasuk santet. Satu yang fenomenal adalah cerita tentang Sanal Edamaruku melawan seorang dukun sakti India.

Pada tahun 2008 di India, Mantan kepala mentri daerah Madya Pradesh bernama Uma Bharati menuduh lawan politiknya menggunakan ilmu hitam untuk mencelakainya. Faktanya, dalam beberapa hari, Paman Uma meninggal dunia. Dirinya sendiri terbentur pintu mobil di bagian kepala, dan di kakinya muncul beberapa bekas luka.

Cerita tersebut membuat India TV mengundang ketua Asosiasi Rasionalis India (IRA) Sanal Edamaruku sebagai narasumber dalam acara bertajuk “Tantrik power versus Science”. Pihak lain yang juga diundang adalah Pandit Surinder Sharma yang merupakan Guru Spiritual yang mengklaim sering dimintai bantuan oleh para politisi papan India atas dan juga terkenal di berbagai acara TV. Acara ini disiarkan langsung pada 3 Maret 2008 dan meskipun ditayangkan siang hari, dalam waktu sekejap acara ini mendapat lonjakan penonton dan segera menempati rating tertinggi dalam sejarah pertelevisian di India. Dalam acara tersebut Pandit mengatakan bahwa salah satu ilmu tertinggi yang dia miliki adalah kemampuan membunuh siapapun dalam 3 menit lewat media sejenis boneka yang dimilikinya. Menjawab klaim ini,  Sanal menantang Pandit untuk membuktikannya dengan cara membunuh Sanal saat itu juga dengan ilmu hitam tersebut.


Sanal vs Pandit
Pandit yang menyanggupi tantangan itu segera melakukan persiapan dan mulai melayangkan mantra mantranya pada Sanal. Setelah 3 menit berlalu masih tidak terjadi apapun, hingga 5 menit berlalu Sanal masih berdiri dan terlihat baik baik saja. Beberapa kali pembawa acara memperpanjang waktu yang diberikan. Acara ini yang seharusnya berdurasi 1 jam pada akhirnya terus berjalan dan membuat banyak acara lain yang terjadwal setelah itu, dibatalkan.

Merasa tidak menemui hasil, Pandit mulai merubah metodenya. Tidak hanya menggunakan mantra, kini ia memercikkan air dan mengayunkaan pisau beberapa kali di sekitar tubuh sanal. Pandit juga mengusap usap rambut Sanal dan menekan pelipisnya dengan ibu jari. Ketika tekanan dari ibu jari makin menguat, Sanal akhirnya berkomentar mengingatkan  pandit bahwa seharusnya dia hanya menggunakan ilmu hitamnya bukan kekuatan fisiknya. Setelah acara berlangsung hampir 2 jam, tak ada apapun yang terjadi, pembawa acara mengumumkan bahwa ilmu hitam Pandit dinyatakan gagal.



Pandit berkilah bahwa dia gagal karena acara dilakukan siang hari. Dia memiliki metode yang diyakini tidak pernah gagal dilakukan di malam hari dengan persiapan yang lebih matang. Sanal Edamaruku segera merespon hal ini dan menawarkan untuk mengulangnya malam hari itu juga. Pihak televisi menyanggupinya dan Pandit tidak bisa mengelak. Selama tiga jam jeda kemudian, pihak televisi secara terus menerus menanyangkan iklan  agar orang orang di India menonton tayangan tersebut.

Acara dilanjutkan pada malam harinya dan dilakukan di tempat terbuka. Pandit ditemani dua asistennya menyalakan api dan terus menatap nyala api tersebut. Pandit mengatakan bahwa sekali ritual dimulai, tidak ada jalan keluar. Dalam dua menit Sanal akan menjadi gila, dan menit selanjutnya Sanal akan berteriak kesakitan dan lalu mati.  Sanal menerima hal ini dan meminta untuk melanjutkan ritual. Saat ketika ritual di mulai, Pandit beberapa kali mencoba menyentuh Sanal dengan tangannya namun segera diperingatkan oleh pembawa acara bahwa tidak boleh ada kontak fisik disitu. Beberapa kali asistennya melemparkan serbuk misterius ke dalam api dan membuat nyala api berubah warna. Dalam beberap akali kesempatan pembawa acara harus terus mengingatkan pandit agar tidak menyentuh sanal secara fisik. Hal ini berlangsung terus menerus selama beberapa jam dan tidak ada yang terjadi. Acara berakhir dengan pembawa acara mengumumkan kegagalan ilmu hitam yang didemonstrasikan Pandit.

Sebagai pemimpin dari asosiasi rasionalis India, Sanal memahami banyak trik yang dilakukan oleh “Guru” semacam Pandit. Segala trik ilmu kebal, santet, tidur diatas paku, ilusi levitassi, hingga materialisasi permata dapat diduplikasi secara sempurna dan dijelaskan dengan baik. Sanal sadar bahwa ilmu santet yang diperagakan Pandit tidak memiliki dasar ilmiah untuk dipercaya. Pada umumnya cerita mengenai keberhasilan santet semacam itu hanya beredar dari mulut ke mulut tanpa ada pengujian pembuktian yang fair untuk menutup kemungkinan bahwa efek yang terjadi adalah karena faktor faktor lain diluar klaim ilmu hitam itu sendiri. Faktor faktor lain yang dimaksud antara lain:

Terror Psikologis

Seorang ilmuwan yang turut hadir secara langsungd alam acara tersebut mengemukakan bahwa atmosfer yang dibangun oleh Pandit melalui ritual tersebut sangatlah menegangkan dan penuh aura mistis sehingga orang berakal sehat sekalipun bisa saja stress mendadak seiring intensitas ketegangan yang timbul. Jika efek ketegangan psikologis ini bisa dicapai, stress yang tinggi bisa mengakibatkan serangan jantung atau gangguan syaraf motorik. Dalam upaya tradisional, Dukun/paranormal gadungan menggunakan elemen terror psikologis pada korban, yakni dengan memberikan pesan/ancaman bahwa korban sedang dalam proses disantet. Ini bisa diperkuat dengan memberikan elemen elemen yang sering diasosiasikan dengan mistis seperti boneka voodoo, kembang untuk ziarah makam, kepala ayam yang ditusuk jarum, dan lain sebagainya. Korban yang mendapati hal hal tersebut muncul misterius di sekitar rumahnya akan menimbulkan efek horor bahwa dirinya tengah disantet. Dari sini jika berhasil dan korban percaya, ada dua kemungkinan yang terjadi. Yang pertama, korban akan jatuh sakit, daya tahan dan imunitasnya turun drastis karena mengalami stress. Sementara kemungkinan kedua adalah apa yang disebut sebagai selective thingking.

Selective Thingking

Selective thingking adalah ketika seseorang cenderung memilih untuk melihat satu kejadian/bukti dan mengabaikan fakta lain agar sesuai dengan kepercayaannya. Orang yang tengah percaya dirinya disantet akan mengasosiasikan kejadian apapun yang menimpanya sebagai hasil dari santet. Semua orang, cepat atau lambat akan mengalami kesialan/kecelakaan/kematian seperti meninggalnya teman dekat atau keluarga, kecelakaan, jatuh sakit, bangkrut, dan sebagainya. Orang yang terlanjur percaya dirinya disantet akan menghubungkan kesialan apapun yang dialaminya sebagai “bukti” santet. Dalam kasus Uma Bharati diatas, kematian paman dan terbenturnya kepalanya ke pintu mobil dianggap bagian hari hasil guna guna ilmu hitam. Bagi orang yang terlanjur termakan delusi seperti ini, ban bocor sekalipuun akan dianggap sebagai bukti.

Nocebo Effect

Dunia kudokteran mengenal placebo effect yakni efek sugesti yang membuat pasien merasa lebih baik/sembuh meskipun tidak benar benar diberi obat yang sesuai penyakitnya. Kebalikannya, ada Nocebo effect yang membuat tubuh seorang benar benar sakit karena kepercayaan dan persepsinya akan suatu hal. Contoh: Penelitian di jepang terhadap 57 siswa sekolah menengah yang mengaku alergi terhadap daun tertentu diberi penutup mata. Subjek diberi tahu bahwa tangan kanan akan diolesi daun yang dia alergi dan tangan lainnya daun biasa. Apa yang dilakukan para peneliti adalah sebaliknya. Hasilnya, tangan yang diusap daun biasa menjadi berbintik kemerahan karena si anak mengira daun tersebut adalah daun chessnut yang menjadi alergi dia. Sementara tangan kiri yang benar benar diolesi daun chessnut pada sebagian besar kasus justru tidak terjadi apa apa. (Morse, 1999). Ini mendukung fakta bahwa sebagian besar kassus alergi adalah nocebo atau persoalan persepsi dan sugesti. Penelitian Meador C.K pada 1992 juga menunjukkan bahwa orang yang percaya voodoo dapat benar benar sakit dan meninggal karena akibat stress. Kepercayaan kuat terbukti dapat mempengaruhi tubuh biologis manusia. Mereka yang percaya bisa disakiti dengan santet terbukti lebih rawan jatuh sakit sesuai kepercayaan tersebut.

Racun

Yang paling berbahaya dari usaha santet adalah racun. Beberapa kasus santet dan jasa santet yang berhasil diselidiki menunjukkan indikasi kuat terlibatnya racun dan zat zat berbahaya yang dapat membuat lumpuh. Yang mengerikan adalah, ada banyak sekali variasi racun yang dapat dibuat dari bahan sehari hari, mulai dari tembakau, buah buahan liar tertentu, serbuk karat, hingga bahkan permata. Masing masing memiliki karakteristik yang berbeda sesuai tujuan. Mulai dari kematian yang cepat, kelumpuhan, sakit jangka panjang, atau agar tidak bisa terdeteksi. Karena luasnya jenis jenis racun membuat tidak semua dokter mengetahui gejala gejalanya. Ketidaktahuan dokter setempat sering dijadikan penguat di masyarakat bahwa korban terkena penyakit “misterius” dan kemudian diasosiasikan dengan santet.  Beberapa jenis racun dapat berfungsi hanya dengan berjabat tangan, atau mengoleskan sedikit pada kulit. Racun juga dapat dirancang sesuai kondisi korban misal ketika korban diketahui memiliki kondisi tertentu seperti penyakit jantung, maka dengan menambah banyak kolesterol pada jamuan makan hanya akan berimbas pada target sementara siapapun orang lain yang makan akan aman.

Penyakit langka

Tidak banyak orang memahami bahwa di dunia ini ada jutaan jenis penyakit mulai dari yang paling umum hingga paling langka dan sangat aneh. Dokter umum, sesuai namanya dibekali pengetahuan dan mempelajari penyakit penyakit yang sering ditemukan pada manusia. Pada penyakit penyakit yang lebih khusus, ada dokter spesialis, dan bahkan departemen khusus untuk mendiagnosa penyakit, mengingat ada banyak jenis penyakit langka dengan gejala/symptop yang sering tertukar dengan penyakit lain. Dalam kondisi ini sangat wajar terjadi di daerah yang minim sarana kesehatan dimana seseorang terjangkit kelainan genetik atau penyakit langka yang susah dijelaskan dokter setempat. Minimnya pengetahuan masyarakat setempat membuat banyak orang mengasumsikan kekuatan ghaib/santet berperan disitu. Lebih parah lagi, media sering mewawancara orang yang tidak tepat dan terburu buru sering mengambil kesimpulan spektakuler bahwa pernyakit itu “tidak bisa dijelaskan oleh para ilmuwan dan dunia kedokteran”.

Sebagai contoh, tidak banyak orang tau keberadaan penyakit bernama fibrodysplasia ossificans progressiva dimana pengidap penyakit itu memiliki mutasi sistem regenerasi  tulang syaraf dan otot. Semakin parah penyakitnya, membuat pasien pelan pelan menjadi seperti batu. Bayangkan ini terjadi di pedalaman yang minim informasi, maka penyakit ini bisa dianggap sebagai bentuk kedurhakaan pasien.

Hampir satu dekade lalu di Indonesia, Dede Koswara sempat diduga menjadi korban santet ketika tubuhnya berubah menjadi seperti akar pohon sampai akhirnya  mendapat perhatian internasional sehingga ada ahli yang benar benar bisa menjelaskan penyakit itu. Nama penyakitnya adalah Epidermodysplasia Verruciformis sebagai akibat dari virus bernama Human papiloma virus (HPV).

Singkatnya, ketidaktahuan masyarat mengenai penyakit dan kondisi biologis manusia sering dijadikan simplifikasi bukti keberadaan santet. Masyarakat sering kurang memahami bahwa banyak jenis penyakit langka yang bisa muncul tiba tiba karena mutasi/evolusi genetik kearah yang tidak menguntungkan manusia.

Borderline personality disorder

Kita cukup familiar dengan penyakit psikologis bernama multiple personality disorder dimana seseorang dapat memiliki lebih dari satu kepribadian dan tidak bisa mengingat apa yang dilakukan oleh kepribadian yang lain. Penyakit ini lazim muncul pada orang yang memiliki trauma masa kecil dan sangat ingin menjadi orang lain yang tidak pernah mengalami hal tersebut. Ini membuat dirinya mengembangkan kepribadian lain yang umumnya bertolak belakang.

Disisi lain, borderline personality disorder adalah penyakit serupa yang melibatkan perubahan mood yang drastis namun disertai paranoia, ketakutan akan ditinggalkan orang, kesepian dan kecenderungan menyakiti diri sendiri tanpa sadar.


Isi Perut Margaret Daalman

Di Rotterdam Belanda, Margaret Daalman berusia 52 tahun datang ke rumah sakit dan mengeluh sakit perut. Seperti biasa, Dokter menjalani serangkaian dokter dan terkejut luar biasa ketika hasil Xray menunjukkan bahwa ada 78 garpu dan sendok bersarang diperutnya. Daalman sendiri tidak begitu memahami hal ini sampai akhirnya rekaman menunjukkan dia memakan sendiri alat alat itu dan dinyatakan sebagai salah satu pengidap Borderline personality disorder.

Penyakit ini merupakan penyakit yang sering disalahpahami. Penderitanya kadang tidak menunjukkan gejala aneh selain sedikit tertutup, kurang percaya diri, canggung, dan sering menyendiri. Kadang juga sering disalah artikan sebagai gejala bipolar biasa sebagai akibat mood yang berubah ubah.

Kawat dari perut
Kita bisa mengambil korelasi dengan apa yang belakangan ini terjadi menengai fenomena perut yang mengeluarkan kawat, dan sebagainya. Hasil rontgen menunjukkan bahwa dilihat dari posisi kawat yang tidak menembus organ dalam perut, ada kemungkinan yang cukup besar bahwa kawat kawat ini dimasukkan dari luar. Berbeda dengan benda lain yang tidak mungkin masuk lewat ditusukkan dari luar atau ditelan seperti bola tenis. Jika didalam perut ada bola tenis atau obat nyamuk spiral yang masih utuh, maka kita baru melihat ada yang aneh disitu.

Kesimpulan

Kesimpulannya adalah, ada alasan bagi sebagian orang yang berpikir logis untuk meragukan segala klaim klaim atas ilmu santet. Beberapa rekan yang skeptis terhadap ilmu santet selalu mengatakan bahwa jika santet ada, maka orang orang jahat yang berkuasa akan mati misterius dan banyak orang terkenal lainnya mati dengan benda benda aneh diperutnya. Tak ada perang militer, yang ada adalah adu santet antar kepala negara yang bertikai. Dan lagi, benda – benda yang bersarang dalam tubuh juga sering dijadikan sorotan, yakni selalu benda benda yang bisa ditelan atau ditusukkan dari luar.

Terakhir, artikel ini sama sekali tidak mengklaim bahwa santet dan ilmu hitam benar benar tidak ada. Artikel ini hanya bertujuan untuk menunjukkan bagaimana fenomena santet sangat mungkin dilakukan sebagai penipuan, pembunuhan berkedok, dan atau akibat ketidaktahuan masyarakat.

Refference:

- Carroll Robert, “The Skeptic Dictionary” (2003) : page 259-260

- Morse, Gardiner. 1999 The Nocebo Effect. Hippocrates 13 No 10 November
Selanjutnya

PENJELASAN ILMU KEBAL : TRIK, DELUSI, DAN PENYAKIT



Dalam beberapa kali kesempatan, setiap kali ada yang bertanya: “Apakah ilmu kebal itu ada?” Reaksi pertama saya adalah mengangkat bahu dan berkata “Iya mungkin.” hingga mereka mendesak untuk mendapatkan penjelasan lanjut yang lebih masuk akal. Dalam kehidupan sehari hari saya cenderung menghindari tema tema semacam ini karena rata rata orang mengharapkan jawaban yang singkat. Sementara hal ini mirip dengan fenomena hipnosis atau trik sulap dimana hal itu tidak bisa dijelaskan secara singkat mengingat tiap jenis dan variasinya memiliki penjelasan logis yang berbeda.

Kita tidak pernah mengklaim bahwa ilmu kebal tidak ada. Sama seperti kita tidak pernah mengklaim bahwa santet, alien, hantu atau unicorn itu tidak ada. Kita tidak bisa membuktikan ketiadaan sesuatu. Yang kita lakukan adalah menunjukkan ada penjelasan versi logis dari fenomena tersebut. Penjelasan mana nantinya yang dipilih untuk dipercaya akan kembali pada pilihan masing masing pembaca. Tentu akan selalu ada orang yang berkata bahwa “itu kan yang palsu, yang asli ada diluar sana.”

Secara logis, jika ilmu kebal memang ada, negara negara yang memiliki kemauan dan budget militer dan riset yang tinggi hingga milyaran dollar seperti Amerika akan memburu ilmu ini dan mengaplikasikannya pada personil militernya dan bukan malah untuk riset bahan materi anti peluru semacam kevlar. Jika ilmu itu memang ada, bisa dipelajari dan terbukti berfungsi, logikanya sudah banyak armada militer negara yang adu ilmu kebal dan bukan adu tembak jitu. Kenyataannya memang banyak negara sudah mengeluarkan milyaran dollar dana untuk mencari tau benarkah ada ilmu supranatural yang dapat digunakan untuk keperluan militer dan hasilnya nihil. Investigasi resmi yang dilakukan badan riset militer Amerika Serikat (Project Stargate) menunjukkan bahwa klaim klaim kemampuan paranormal seperti ilmu kebal, telekinesis dan ilmu terawangan (clairvoyance) itu hanya sebatas trik pertunjukan atau klaim yang tidak terbukti. Berkembangnya ilmu ini tumbuh lebih subur di negara dan daerah dengan pendidikan lebih rendah dibanding daerah dan negara yang memiliki akses informasi yang lebih baik. Secara logis pula, jika ilmu kebal ada, Indonesia dan India tidak akan dijajah semudah itu, dan keluar dari penjajahan selama itu.

Sejauh pengamatan kami pada kasus kasus yang lekat dengan ilmu kekebalan, hal ini selalu jatuh pada 3 kategori penjelasan utama ditambah 1 kategori tambahan. Ketiga kategori terseebut adalah Trik, Delusi, dan Anomali Kondisi Tubuh (Penyakit) dan satu kategori penjelasan tambahan yakni berita palsu (Hoax).

TRIK

Kita mulai dari atraksi ilmu kebal yang sering ada di Pasar malam, festival, dan pertunjukan pada umumnya yang sering memiliki sebutan Debus. Segala pertunjukan luar biasa seperti memukul mukul diri sendiri dengan golok, Mencambuk diri sendiri berulang kali, Memakan beling dan lain sebagainya.

Tidak hanya itu, trik trik sejenis ini terkenal sejak lama, terutama di India dengan sebutan fakir. Dalam dunia sulap aliran ini juga berdiri dengan nama yang sama. Di kancah sulap fakir di Indonesia kita mengenal nama Limbad yang dulunya berprofesi sebagai Paranormal dan sering mempertunjukkan trik trik serupa.

Semua trik pertunjukan yang dilakukan oleh perguruan perguruan tersebut umumnya dapat direplikasi secara sempurna, bahkan lebih baik oleh para pesulap melalui trik. Beberapa artikel yang diulas blog metafis dan artikel lainnya mengulas dengan sangat detail trik trik yang digunakan dalam atraksi atraksi semacam itu dan terlalu panjang untuk ditulis ulang dalam artikel ini.

Berbekal dengan pengetahuan mengenai trik trik etrsebut anda bisa menguji kemampuan mereka. Cara paling mudah adalah membawa sendiri silet dan menggoreskannya pada mereka. Anda juga bisa memeriksa secara teliti alat yang mereka gunakan. Umumnya mereka yang melakukan atraksi pertunjukan ini tau secara cukup baik bahwa mereka tidak benar benar kebal. Berbeda dengan kategori kedua berikut ini, yakni orang orang yang merasa benar benar memiliki ilmu kebal hingga akhirnya mati atau terluka karena delusi tersebut.

DELUSI

Media kita sering dihiasi oleh berita pengujian ilmu kebal yang gagal mengakibatkan luka parah atau kematian akibat percaya diri yang tinggi bahwa mereka memang sudah kebal. Ini diluar kasus kasus yang tidak mendapat liputan media massa. Sebagai contoh, tragedi mengenaskan terjadi tahun lalu, awal februari 2012 di Kupang Nusa Tenggara Timur, Dua orang anggota perguruan bela diri Kera Sakti Tewas mengenaskan di depan puluhan orang penonton dan anggotanya sendiri pada atraksi kebal yang melibatkan meminum racun tikus, digilas kendaraan bermotor, hingga akhirnya tewas mengenaskan dengan kepala dan badan remuk setelah dilindas Mobil pickup yang dinaiki puluhan orang. Setelah mereka meminum racun tikus dan masih merasa segar bugar, pengujian dilanjutkan dengan digilas sepeda motor. Seperti biasa, trik ini sebenarnya cukup aman bahkan untuk orang biasa, yakni dengan ditaruh papan yang cukup ringan tapi kuat diatasnya agar motor bisa lewat. Merasan dirinya sudah benar benar kebal, mereka melanjutkan dengan meminta digilas dengan mobil pickup yang dinaiki puluhan orang. Sejenak sesaat hal itu dilakukan, korban berteriak histeris dan kemudian tubuh dan kepalanya remuk akibat tekanan lebih dari satu ton.

Dua bulan kemudian di CIpinnang jakarta TImur, seorang pria tewas dengan tubuh tercerai berai setelah mencoba ilmu kebal yang dipelajarinya. Polisi menemukan buku untuk mempelajari ilmu magic, sekantong bulu macan dan botol minyak wangi yang sering digunakan untuk ritual semacam itu.

Dua bulan setelah kejadian tersebut, hal serupa terjadi kembali di Jakarta timur. Setelah 6 orang (satu guru 5 murid) belajar beberapa ritual ilmu kebal, mereka mengujinya dengan mandi air keras. Dua diantaranya tewas,  sisanya luka parah. Korban tewas adalah Dedi Supriyadi (26) dan Slendra Andri (26). Zainul yang berperan sebagai guru baru dua minggu menjadi warga daerah tersebut. Setelah menjalani berbagai macam ritual hingga mandi kembang 7 rupa, Zainul mengguyur kedua tangan Andri dan Supriyadi dengan air keras, kemudian diikuti dengan mengguyur seluruh tubuh mereka. Ketika giliran Abdurrohim dan Hendra menjalani prosesi yang sama, Andri dan supriyadi mulai berteriak kepanasan hingga berlari menceburkan diri ke empang yang tak jauh dari lokasi prosesi. Selang tak lama kemudian, Zainul sang guru dan Abdurrohim merasakan sakit yang sama, berteriak karena tangannya terbakar.

Kenapa hal itu terjadi? Bagi mereka yang percaya kemampuan supranatural secara singkat umumnya mengelak bahwa mungkin mereka kurang sakti., ritual yang dijalani kurang atau niat yang kurang tulus. Namun teori yang lebih masuk akal menyebutkan bahwa mereka terjebak delusi. Pengakuan dari salah seorang rekan yang dulu berprofesi sebagai paranormal dan bertahun tahun bergelut di dunia tersebut menyebutkan bahwa:

“Apa yang dilakukan pada pengajaran ilmu kebal sebenarnya adalah bukan menciptakan fisik yang kebal karena itu bertentangan dengan hukum alam. Apa yang dilakukan sebenarnya adalah mencetak mental yang kebal lewat serangkaian syarat seperti pengucapan mantra, mandi kembang, puasa, dan sebagainya, murid tersugesti memiliki “sesuatu” dan ini mengdongkrak kepercayaan tinggi mereka. Ini menyebabkan mereka lebih kebal terhadap rasa sakit, tapi bukan berarti fisik mereka kebal.”

Disebutkan juga bahwa mengatakan bahwa banyak guru tenaga dalam jaman dulu memahami persis hal ini dan menjadikannya rahasia. Karena jika murid tau, maka hilanglah perngaruh sugesti itu. Inilah juga alasan kenapa perguruan selalu mengedepankan pesan agar jangan menggunakan ilmu itu untuk pamer dan mencari perkara dan gunakan untuk membela diri. Pada kenyataannya jarang orang terlibat dalam situasi dimana ilmu kebal itu diperlukan. Saat mereka menjadi korban pengeroyokan, bekal percaya dirinya akan membuatnya mengabaikan rasa sakit yang diderita.

Pada mulanya test test pengujian tenaga dalam dirancang agar tidak berbahaya namun seolah memperlihatkan daya tahan yang tinggi. Sebagai contoh, berjalan diatas bara api yang menyala. Pada prinsipnya siapapun bisa melakukannya asal dilakukan secara cepat dan jaraknya tidak terlalu jauh. 10-15 detik adalah waktu maksimal daya tahan tubuh manusa rata rata bisa berjalan diatas bara api tanpa luka bakar yang serius. Atraksi dilindas motor sebenarnya terletak pada papan yang ditaruh diatas pelaku yang kemudian menyerap gaya beban motor.

Dengan bermodal rasa percaya diri dan suntikan motivasi tubuh cenderung memproduksi adrenalin dalam jumlah yang lebih banyak dan ini berfungsi sebagai penangkal rasa sakit alami. Hasilnya, kinerja syaraf yang bertugas mengirimkan sinyal rasa sakit ke otak menjadi terhambat dan otak manusia tidak menerjemahkan itu sebagai rasa sakit.

Penyakit

Rasa sakit pada dasarnya adalah mekanisme alami tubuh sebagai alarm akan ancaman yang akan merusak kinerja tubuh. Rasa sakit dikirimkan oleh syaraf menuju otak dan lalu diterjemahkan menjadi rasa sakit itu sendiri. Karena ketidaksempurnaan sistem itu, kadang justru kerusakan organ dalam yang fatal tidak dirasakan sebagai rasa sakit dan ancaman kecil seperti dicubit mendapatkan rasa sakit yang besar. Dengan memahami proses ini, para ilmuwan bisa menciptakan painkiller, obat pembunuh rasa sakit sehingga impuls yang mengirim isyarat rasa sakit ke otak, berkurang fungsinya untuk sementara. Penyakitnya sendiri masih ada, hanya rasa sakitnya yang berkurang.

CIPA (Congenital Insensivity to Pain with Anhidrosis) adalah penyakit genetik langka yang menyebabkan seseorang tidak bisa merasakan rasa sakit. Mereka bisa menggigit habis jarinya seperti wortel hingga patah, atau menggunting lidahnya, dan tidak akan merasakan rasa sakit. Ini menyebabkan kita tidak memiliki sinyal apapun ketika sesuatu yang salah terjadi pada tubuh.

Ini menunjukkan bahwa ada kondisi dimana seseorang seolah kebal dipukul dan tidak merasakan sakit apapun, namun organ dalamnya rusak tanpa dia menyadarinya. Karena otaklah yang “mengumumkan” bahwa kita sakit sebagai hasil dari “laporan” sistem syaraf. Otak pun bisa dilatih untuk mengabaikan laporan ini.

HOAX

Penjelasan terakhir adalah bahwa banyak cerita yang beredar di masyarakat kadang cenderung dilebih-lebihkan karena beredar dari mulut ke mulut. Informasi yang sepotong sepotong atau salah berkembang menjadi pengetahuan umum yang ternyata tidak pernah terjadi. Contoh kasus yang paling fenomenal adalah kisah “Tarzan kebal peluru dari Gorontalo”

Dalam semuah tayangan berita, dilaporkan bahwa Manusia Kebal Peluru di Gorontalo membunuh seorang polisi. Ketika Rumahnya dikepung, Tarzan berdiri bertelanjang dada di beranda dan menantang puluhan polisi bersenjata api yang mengepungnya. Konon rentetan tembakan tidak membuat Tarzan jatuh hingga akhirnya ada penduduk setempat yang mengatakan bahwa cincin di jarinya harus ditembak dulu. Setelah sniper menembak jari tangannya barulah tarzan bisa dilumpuhkan. Cerita ini berkembang luas dan sering dijadikan bukti argumen dalam pembahasan mengenai keberadaan ilmu kebal.

Apa yang sebenarnya terjadi? Kita tidak tau secara pasti. Namun jika kita tonton video tersebut secara cermat, selain cerita pembawa berita, tidak ada satupun bukti dan indikasi bahwa orang itu memang kebal peluru. Kita hanya melihat tayangan banyak polisi bersenjatakan api, seorang pria bertelanjang dada berdiri di beranda, sejenak kemudian mayatnya digotong keluar. Bahkan tak ada wawancara seorangpun yang berkata bahwa orang itu kebal peluru. Bahkan tidak terlihat ada darah di tangannya sebagai bukti ada sniper menembak cincinnya.

Dari situ ada kemungkinan yang lebih masuk akal bahwa narasi si pembawa berita hanyalah upaya untuk memperhalus situasi yang sebenarnya terjadi. Bayangkan betapa membosankannya dan betapa buruknya citra kepolisian jika seseorang yang tidak bersenjata diberondong tembakan hingga mati tanpa melalui proses peradilan untuk membuktikan tuduhan yang dilimpahkan padanya. Karena itulah ada kemungkinan berita disampaikan dengan twist dan bumbu bumbu cerita mistis yang lebih menarik untuk disampaikan. Namun lagi lagi ini hanya dugaan dan analisa dilihat dari video yang ada, yang menurut kami jauh lebih masuk akal.

Diluar itu masih banyak cerita cerita luar biasa yang berkembang di masyarakat mengenai ilmu kebal yang sayangnya tidak pernah terbukti dalam pengujian resmi oleh penguji independen. Segala pertunjukan ilmu kebal hanya sebatas pertunjukan dan bukan pengujian dengan materi yang itu itu saja. Sekalinya ada pengujian yang luar biasa, justru berakhir dengan pelaku meninggal dunia. Jadi adakah ilmu kebal? Mungkin saja. Namun ada juga alasan cukup kuat untuk meragukan keberadaannya. Seperti biasa, hal hal yang luar biasa membutuhkan pembuktian yang luar biasa pula.

Referensi :

Rahasia Ilmu Kebal di Kaskus

PENJELASAN ILMU KEBAL : TRIK, DELUSI, DAN PENYAKIT


Selanjutnya

Cahaya Hidayah Dari Negeri Kincir Angin

KRISIS keyakinan terhadap agama Kristen semakin meningkat di dunia Barat namun di sisi lain meski ancaman Islamofobia juga meningkat, fakta menunjukkan bahwa Islam sebagai agama semakin meningkat pemeluknya dan semakin berkembang di negara yang dahulunya menjadi basis agama Kristen. Tidak sedikit rumah-rumah ibadah Kristen akhirnya dijual kepada komunitas Muslim dan kemudian dijadikan Islamic Center ataupun masjid.
Seperti dilansir oleh situs Israelnationalnews.com dalam sebuah artikelnya beberapa hari yang lalu, sebuah gereja Katolik di Inggris telah dijual kepada komunitas Muslim. Dan gereja Katolik St Petrus di Cobridge akan menjadi Masjid Madina.
Penjualan rumah ibadah Kristen tersebut menyusul semakin terjadinya penurunan dramatis jumlah jamaah yang menghadiri gereja. Seorang juru bicara keuskupan agung menyatakan bahwa “paroki Cobridge memiliki sejarah panjang, tetapi dalam waktu belakangan ini, jumlah umat Katolik di daerah ini semakin menyusut hingga pada taraf tertentu mereka yang menghadiri Misa di Basilika Santo Petrus tidak lagi mampu mempertahankan Imam dan bangunan gereja.”
Dan fenomena ini menunjukkan bahwa Islam bisa menggantikan agama Kristen sebagai agama pertama di Eropa.
Di Prancis, negara intelektual Katolik terkenal seperti Emmanuel Mounier, Georges Bernanos, Francois Mauriac, Jacques Maritain dan Teilhard de Chardin, puluhan gereja telah diratakan untuk dibangun masjid, ruang pamer dan mall.
Menurut Senat Prancis, sebanyak 2.800 bangunan keagamaan Kristen sekarang beresiko untuk dibongkar.
Prancis sekarang hanya memiliki 9.000 imam jika dibandingkan dengan 40.000 imam selama perang terakhir negara itu. Dan banyak gereja-gereja berubah alih dengan masjid.
Juni lalu, Gereja Saint-Eloi di Vierzon menghentikan aktivitas ibadah Kristennya dan menjadi tempat ibadah umat Muslim.
Bahkan Federasi Nasional Masjid Agung Paris, Dewan Muslim Demokratik Prancis dan banlieue Collectif meminta Gereja Katolik, dalam semangat “solidaritas antar-agama”, untuk menyewakan gereja-gereja kosong mereka kepada umat Islam untuk dipakai shalat Jumat.
Menurut sebuah laporan di majalah mingguan Spirit, dalam dua tahun ke depan 15.000 dari 45.000 gereja yang ada di Jerman, sepertiga dari total semuanya, akan dibongkar atau dijual.
Tapi penjualan gereja ini bukan masalah ekonomi. Gereja-gereja ditutup karena kosong dari jamaah. Ini adalah fenomena “Konfessionslos”, yaitu Jerman tanpa agama. Bahkan diperkirakan bahwa setiap 75 detik seorang warga Jerman meninggalkan gereja.
Gereja Keluarga Kudus di Barmstedt telah dibongkar. Antara tahun 1990 hingga 2010, Gereja Injili Jerman menutup 340 gereja. Baru-baru ini di Hamburg, sebuah gereja Lutheran dibeli oleh komunitas Muslim.
Di Spandau, gereja St Raphael sekarang menjadi toko kelontong, sementara di kota kelahiran Karl Marx gereja diubah menjadi gym. Di Cologne, gereja telah berubah menjadi tempat tinggal mewah dengan kolam renang pribadi.
Pada era tahun 50-an, ketika Konrad Adenauer menjadi kanselir, 430.000 warga Protestan tinggal di kota. Saat ini hanya ada 110.000ora ng. Dan seperempat dari gereja-gereja di kota Jerman telah ditutup.
Di Belanda, dua bangunan Kristen ditutup setiap minggunya. Tidak jarang kita bisa menemukan benda ritual yang pernah digunakan di gereja-gereja Belanda di Indonesia, Kongo, Filipina tetapi juga di negara-negara bekas komunis, seperti Ukraina jadi barang dagangan. Belanda pada kenyataannya sekarang menjadi eksportir dunia yang paling penting dari benda-benda keagamaan. Di sini untuk pertama kalinya sekularisasi telah menjadi lahan bisnis.
“Di Belanda, kehadiran umat Katolik pada hari Minggu adalah yang tertinggi di Eropa, hingga sembilan puluh persen”, kata Pdt Jan Stuyt dari Nijmegen. “Namun sekarang hanya sepuluh persen”. Setiap tahun enam puluh tempat ibadah ditutup, dijual atau dihancurkan. Antara 1970 hingga 2008, 205 gereja Katolik dihancurkan di Belanda dan 148 dikonversi menjadi perpustakaan, restoran, pusat kebugaran, apartemen dan masjid.
Kementerian Kebudayaan Belanda bahkan telah menyusun pedoman untuk berurusan dengan konversi gereja bekas atau ditinggalkan.
Masjid Fitih Camii di Amsterdam dulunya juga adalah sebuah gereja Katolik.
Gereja St Jacobus, salah satu yang tertua dari kota Utrecht, baru saja berubah menjadi tempat tinggal mewah oleh kelompok yang mengkhususkan diri dalam konversi gereja.
Gereja Protestan Belanda kehilangan 60.000 jamaahnya setiap tahun. Pada tingkat ini, jamaah gereja akan lenyap pada tahun 2050, menurut pejabat gereja.
Di Helmond, sebuah kota selatan dari Bilthoven, supermarket berdiri di bekas gereja. Sebuah perpustakaan dibuka di gereja Dominika di Maastricht, sementara dua gereja di Utrecht dan Amsterdam baru-baru ini telah diubah menjadi masjid. Dan inilah fakta semuanya.
Lihat Faktanya melalui video ini ( Maaf Bukan isu Sara Tapi Asli )
----------------------------------------------------------------



==============================================
================================================


Selanjutnya

7 Jul 2014

Petunjuk Al-Qur’an Tentang Makhluk Berakal di Luar Planet Bumi

Al-Qur’an merupakan mu’jizat terbesar sepanjang masa. Pertamakali dibukukan di jaman Khalifah Abu Bakr, lalu pembukuannya disempurnakan di jaman Khalifah Umar bin Khathab. Sedangkan di jaman Khalifah Utsman mulai ditetapkan bentuk hurufnya serta diperbanyak sehingga dikenal istilah Rosam Utsmani. Ilmu tata bahasa al-Qur’an (nahwu dan sharaf) mulai diperkenalkan di jaman khalifah Ali bin Abi Thalib.

Salah satu keistimewaan al-Qur’an adalah memungkinkan penafsirannya yang terus berkembang dan selalu up to date. Salah satu contohnya adalah yang terdapat di dalam surat Ar-Ra’du (13) ayat 15.
Dan hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) “Man” yang ada di langit dan di Bumi, baik dengan kemauan sendiri (taat), ataupun terpaksa, begitupula bayang-bayangnya (ikut sujud) di pagi dan petang hari (QS 13:15).
Ayat tersebut menjelaskan adanya “Man” di langit dan di Bumi. Lalu siapakah yang dimaksud “Man” di dalam ayat ini?
1. Di dalam tata bahasa al-Qur’an (arab) “Man” menunjukan makhluk yang diberi akal. Sedangkan makhluk berakal yang diciptakan Allah swt ada 4, yaitu: Malaikat, Iblis, Jin, dan Manusia. Oleh sebab itu makhluk-makhluk lain seperti binatang, tumbuhan, atau benda mati tidak bisa disebut “Man” tetapi disebut “Maa”. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia maka “Man” bermakna “Siapa” dan “Maa” bermakna “Apa”.
2. Ciri-ciri “Man” yang dimaksud di dalam ayat di atas adalah:
a) Sujud dengan taat kepada Allah;
b) Sujud dengan terpaksa kepada Allah; dan
c) Memiliki bayang-bayang.


Ayat tersebut berbunyi: Walillahi yasjudu Man fi ssamaawaati wal ardhi, jika diterjemahkan menjadi: Dan kepada Allah “Man” di langit dan di Bumi bersujud/beribadah. Itu bunyi paraghraf pertama dari ayat tersebut. Paraghraf ini menjelaskan adanya “Man” di langit dan di Bumi yang bersujud/beribadah kepada Allah. Lalu dilanjutkan dengan kalimat: Thou’an wa karhan wa dzilaluhum…., jika diterjemahkan menjadi: Taat, dan terpaksa, dan bayang-bayang mereka…… Paraghraf ini menjelaskan cirri-ciri “Man” yang dimaksud pada paraghraf pertama. Bahwa sujud/ibadahnya si “Man” yang dimaksud di atas kadang kala taat, kadang terpaksa, dan mereka memiliki bayang-bayang.
3. Perlu diketahui lagi bahwa kata As-samaawaati pada ayat tersebut berbentuk jamak. Sehingga menjadi petunjuk bahwa “Man” yang berada di luar planet Bumi akan tersebar di banyak planet lain.
3. Jika melihat ciri-ciri tersebut diatas maka tidak mungkin yang dimaksud “Man” di dalam ayat tersebut adalah Malaikat, karena Malaikat selalu patuh kepada Allah, tidak pernah terpaksa, dan tidak memiliki bayang-bayang.
4. Juga tidak mungkin yang maksud “Man” di dalam ayat tersebut adalah Iblis, karena Iblis tidak pernah taat kepada Allah serta tidak memiliki bayang-bayang.
5. Dan tidak mungkin pula yang dimaksud “Man” di dalam ayat tersebut adalah Jin. Walaupun ada Jin yang taat dan terpaksa, tetapi Jin tidak memiliki bayang-bayang.
6. Maka yang dimaksud dengan “Man” pada ayat tersebut adalah makhluk seperti manusia. Yaitu mahkluk yang kadang kala taat, atau terpaksa serta memiliki bayang-bayang. Oleh sebab itu, ayat tersebut menjadi petunjuk adanya makhluk berakal seperti manusia di luar planet Bumi.
Disamping “Man”, di luar planet Bumi pun Allah swt pun menciptakan “Maa” dari kelompok binatang melata. Sebagaimana firman Allah swt di dalam surat An-Nahl (16) ayat 49.
Dan hanya kepada Allah-lah sujud “Maa” yang melata yang ada dilangit dan “Maa” yang melata yang ada di Bumi. Dan para Malaikat, dan mereka tidak menyombongkan diri. (QS 16:49).
Ayat tersebut menjelaskan adanya “Maa” dan “Malaikat” di langit dan di Bumi yang selalu sujud kepada Allah serta tidak sombong. Pada ayat ini tidak ada istilah terpaksa, sebagai bukti bahwa Malaikat dan “Maa” selalu sujud dengan taat kepada Allah swt.
Mengakhiri pembahasan tentang makhluk di luar Bumi maka silahkan simak firman Allah swt di dalam surat Asy-Syura (42) ayat 29.
Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya, ialah menciptakan langit dan Bumi dan “Maa” yang melata yang Ia sebarkan pada keduanya. DAN IA MAHA KUASA UNTUK MENGUMPULKAN (MEMPERTEMUKAN) SEMUANYA (MAKHLUK LANGIT DAN BUMI) APABILA IA BERKEHENDAK (QS 42:29).
Ayat tersebut menjadi petunjuk adanya kemungkinan pertemuan (interaksi) antara manusia yang ada di langit dengan manusia yang ada di Bumi bahkan kemungkinan saling berjodoh, tentunya jika Allah swt sudah berkehendak. Wallahu a’lam bishowab.
Oleh: Bpk. Yudi N. Ihsan
Selanjutnya

5 Jul 2014

Jokowi Kalla Desain grafis

Setelah kemarin Si Mbah menampilkan koleksi gambar Prabowo – Hatta Rajasa, sekarang giliran koleksi gambar Jokowi – Jusuf Kalla (JK) ukuran sedang dan besar yang ditampilkan sebagai ujud keadilan serta ketidakberpihakan pada salah satu pasangan capres-cawapres. Gambar ini mencakup beberapa vektor dll yang bisa digunakan untuk bahan pembuatan poster, stiker, bendera, kaos, dan atribut kampanye lainnya, atau sekadar pemanis konten pada blog / web Anda. Yuk, kita sukseskan Pilpres 9 Juli 2014 melalui cara-cara bermartabat, dan hindari black campaign.

( Like Twitter - Facebook - Instagram - Picasa - Tumblr -Path - Flickr )























Selanjutnya

Prabowo Subianto hatta rajasa Desain grafis

Kampanye Kreatif Mendukung Calon Presiden Pilihan

Lebih daripada pemilihan presiden tahun-tahun sebelumnya, kampanye capres tahun ini seperti menjadi gerakan sosial rakyat. Pendukung masing-masing kandidat menyatakan dukungan mereka lewat ide-ide kreatif. Ada yang melakukannya dengan membuat lagu serta video klip, baik asli maupun parodi, ada juga yang melakukannya lewat poster buatan sendiri, ilustrasi, sampai foto, dan komik. 

Kumpulan Photo dari dunia Maya ( Google , Flickr, Picasa, Tumblr, Twitter, Facebook dll )











Lukisan







Selanjutnya

4 Jul 2014

Kesurupan dalam Kajian Psikologi dan faktanya

Pengertian Kesurupan di Beberapa wilayah di Nusantara

Kesurupan menurut saya adalah fenomena budaya, di Indonesia memiliki kekhasan yang sangat berbeda dengan belahan dunia lain karena kita memiliki budaya animisme yang sangat kuat. Hal ini dapat kita baca dari sejarah animisme di Indonesia, dimana animisme adalah mempercayai bahwa roh roh halus dan roh nenek moyang masih dapat berinteraksi dengan alam manusia dimana dalam berinteraksi caranya adalah dengan memberikan sesaji dan pembacaan pembacaan mantra. Dan menurut budaya jawa (menurut simuh 2000, dalam makalah keunikan islam dan budaya jawa) menyebutkan bahwa roh memiliki tingkatan tingkatan sehingga jika terjadi kasus kesurupan maka pemimpin spiritual setempat (dukun) akan melaporkan kepada danyang (roh penunggu desa) agar kesurupannya bisa disembuhkan. Karena menurut budaya jawa bahwa roh memiliki hirarki dari roh ecek ecek hingga roh kelas elit, roh kelas elit ini yang menjalin hubungan adalah wilayah atau tingkatan kerajaan, misalnya nyi roro kidul, sunan lawu, penunggu gunung merapi dan lain sebagainya.

Masih menurut Simuh (2000) dalam makalahnya tadi, bahwa roh roh seperti manusia, memiliki perasaan, bisa berpikir dan memiliki keinginan. Karena dianggapnya bahwa roh roh itu adalah dulunya manusia yang meninggal dengan tidak tenang, tersesat dan menjadi roh roh. Masalah kesurupan di tanah jawa adalah sesuatu yang lumrah dan dapat ditemui dengan mudah dalam pertunjukkan pertunjukkan seperti permainan nini thowok, reog, jathilan dan lain sebagainya.

Kuatnya pengaruh animisme masyarakat kita sedikit banyak berperanan dalam memunculkan pemikiran pemikiran mistis yang pada akhirnya memunculkan maraknya fenomena kesurupan di tanah air, sebagai jalan pintas bawah sadar ketika mendapat tekanan.

Jika kita amati di negara Arab jarang sekali mereka yang mengalami kesurupan, di amerika apalagi kecuali mungkin di suku indian yang masih animisme. Di Nusantara kesurupan adalah fenomena yang dapat dijumpai dari Aceh hingga Papua. dan ciri khasnya yang sedang tren sekarang adalah kesurupan massal di lingkungan sekolah.

Ada banyak istilah istilah yang mirip dengan kesurupan seperti kerasukan, kerawuhan, keranjingan. Kata surup, rasuk, rawuh, ranjing menggambarkan keadaan sesuatu yang berasal dari luar masuk ke dalam dan mengisi ruang dalam.
Psikologi memberikan penjelasan mengenai fenomena kesurupan sebagai :
1) Keadaan disosiasi, saat seseorang seakan terpisah dari dirinya;
2) Hysteria , saat seseorang tidak dapat mengendalikan dirinya ,
3) Split personality , saat pada diri seseorang tampil beragam perilaku yang dimunculkan oleh “pribadi” yang berbeda. Penjelasan ini seringkali mengalami benturan dengan kenyataan-kenyataan budaya.

Dari beberapa peristiwa kesurupan di Tanah Pasundan, ada pola umum kesurupan. Pelaku sebelum mengalami kesurupan mengalami peristiwa yang penuh tekanan. Penanganan menggunakan cara-cara normal dipandang pelaku malah membawa ke jalan buntu. Di sisi lain dalam budaya Sunda ada ketidaksadaran kolektif yang menyatakan bahwa tersedia “jalan keluar” untuk hal-hal yang sudah buntu, yaitu “kesurupan”. Pilihan yang nyurup pun sedemikian terbatas, yaitu beberapa tokoh yang dikenal dalam mitologi Sunda seperti Harimau. Harimau diyakini sebagai alihwujud dari Silihwangi yang ngahiang/moksa. Permintaan sang tokoh saat surup dapat diperkirakan, yaitu meminta sejumlah hal kecil seperti kopi, tembakau, sirih dan permintaan lain yang merupakan simbolisasi dari makanan masa lalu.

Di Bali, kesurupan atau kerawuhan dipandang sebagai hal netral. Dalam alam budaya Bali, manusia adalah jagat alit dan semesta adalah jagat agung. Insan-insan suci seringkali dipilih oleh ruh suci untuk mengkomunikasikan hal yang harus dan tidak boleh dilakukan kepada komunitas di suatu wilayah. Peranan pedanda (tetua agama) di Bali adalah mengalihbahasakan apa yang disampaikan ruh yang surup di diri pelaku kepada komunitas.

Di Jawa, kesurupan seringkali diyakini sebagai masuknya ruh-ruh jahat yang diyakini berada di teritori tertentu yang merasakan bahwa dirinya terganggu oleh pelaku. Ada sejumlah cara yang dilakukan agar sang ruh jahat segera keluar dari diri pelaku . Ada sejumlah sesaji dan ritual yang harus disiapkan agar sang pelaku selanjutnya aman.
Kajian Psikologi tentang Kesurupan
Dalam kajian psikologi ada dua perspektif yang dapat digunakan untuk melihat kasus kesurupan yaitu kajian psikoanalisa dan psikologi transpersonal. Namun menurut saya yang paling sesuai untuk mengkaji kesurupan sebagai sebuah gangguan lebih tepat dengan menggunakan psikoanalisa terutama pendapatnya Carl Gustav Jung. Pada kajian psikologi transpersonal kajian trance lebih ke arah spiritual atau sebagai sesuatu yang tidak mengganggu. Kesurupan sebenarnya juga merupakan trance ke arah mengganggu dan tidak terkendali.
Baiklah mari kita bahas teori Carl Gustav Jung.

a. ketidaksadaran dalam pandangan Jung
C.G. Jung (Swis, 1875-1961) adalah tokoh yang paling penting untuk psikoanalisis (psikologi dalam) di samping Sigmund Freud dan Alfred Adler. Psikologi dalam (depth psychology) menemukan ketegangan antara hidup sadar dan tidak sadar dan menganalisa “ketidaksadaran” sebagai suatu lapisan psikologi manusia (di samping pikiran yang disadarinya) yang mempengaruhi perasaan, pikiran dan tindakan manusia. Ketidaksadaran itu muncul misalnya dalam mimpi-mimpi atau juga dalam mitos-mitos dan gambar-gambar religius.

Menurut C.G. Jung, ketidaksadaran punya dua lapisan, yaitu ketidaksadaran individual yang isinya dibentuk oleh pengalaman-pengalaman pribadi yang digeserkan ke bawah sadar, dan ketidaksadaran kolektif (collective unconsciousness) yang isinya merupakan warisan yang dimiliki semua manusia sebagai bagian dari kodratnya. Kedikaksadaran adalah “segala endapan pengalaman nenek moyang yang diturunkan sejak berjuta tahun yang tak dapat disebut yang sepenuhnya mengendalikan, gema peristiwa dari dunia prasejarah, yang oleh zaman selanjutnya ditambah sedikit demi sedikit penganekaragaman dan pembedaan-pembedaan”. Adanya ketidaksadaran itu bisa menjelaskan kenyataan bahwa baik dalam mimpi-mimpi individual maupun dalam budaya-budaya dan agama-agama yang berbeda, muncul motif-motif yang sama tanpa adanya hubungan tradisi satu sama lain atau diakibatkan oleh pengalaman konkret.

Ketidaksadaran adalah tempat dimana agama dan simbol-simbol religius berakar. Jadi, ketidaksadaran bukan hanya dasar kemampuan manusia untuk mengembangkan agama dan simbol-simbol religius dan “pintu masuk” yang membuka lubuk jiwa manusia untuk pengalaman religius, tetapi juga menyediakan materi-materi untuk gagasan-gagasan keagamaan.

Materi yang disediakan oleh ketidaksadaran untuk proses itu, oleh C. G. Jung disebut “arketipe”, yaitu “gambaran arkais, kuno dan universal, yang sudah ada sejak zaman yang amat silam. Dalam kata Jung, arketipe ‘merupakan bentuk atau gambaran yang bersifat kolektif yang terjadi praktis di seluruh bumi sebagai unsur kisah suci (myth) dan dalam waktu yang sama merupakan hasil asli dan individual yang asal-usulnya tidak disadari’. Arketipe itu secara laten tersembunyi dalam semua orang dan akan diberi ungkapan simbolis menurut situasi historis di mana orang itu tercakup. Konsep arketipe itu mengambil bentuk simbolis dalam berbagai ungkapan religius, dan menggambarkan solidaritas terdalam antara berbagai tradisi keagamaan umat manusia”. Jadi, simbol-simbol dasar dari agama-agama (misalnya: Tuhan, ayah/ibu, simbol-simbol untuk keberadaan transenden dan keseluruhan/keesan dll.) sudah berada di dalam ketidaksadaran setiap individu, mereka merupakan ide-ide yang pra-sadar dan primordial, dan merupakan dasar untuk pengalaman-pengalaman religius yang langsung. Mereka mencermrinkan struktur kepribadian manusia dan menunjuk kepada keberadaan yang transenden.
b. Unsur kepriadian dalam paradigma Psikoanalitik Jung
Doktrin Jung yang dikenal dengan psikologi analitis (analytical psychology), sangat dipengaruhi oleh mitos, mistisisme, metafisika, dan pengalaman religius. Ia percaya bahwa hal ini dapat memberikan keterangan yang memuaskan atas sifat spiritual manusia, sedangkan teori-teori Freud hanya berkecimpung dengan hal-hal yang sifatnya keduniaan semata. Jung mendefinisikan kembali istilah-istilah psikologi yang dipakai pada saat itu, khususnya yang dipakai oleh Freud. Ego, menurut Jung, merupakan suatu kompleks yang terletak di tengah-tengah kesadaran, yakni keakuan. Istilah Freud lainnya yang didefinisikannya kembali adalah libido. Bagi Jung, libido bukan hanya menandakan energi seksual, tetapi semua proses kehidupan yang penuh energi: dari aktivitas seksual sampai penyembuhan.

Id, ego, dan superego, adalah istilah istilah yang tak pernah dipakai oleh Jung. Sebagai gantinya, ia menggunakan istilah conciousness (kesadaran), personal unconciousness (ketidaksadaran pribadi), dan collective unconciousness (ketidaksadaran kolektif) Conciousness dan personal unconciousness sebagian dapat diperbandingkan dengan id dan ego, tetapi terdapat perbedaan yang sangat berarti antara superego-nya Freud dengan collective unconciousness, karena Jung percaya bahwa yang terakhir ini adalah wilayah kekuatan jiwa (psyche) yang paling luas dan dalam, yang mengatur akar dari empat fungsi psikologis, yaitu sensasi, intuisi, pikiran, dan perasaan. Selain itu, juga mengandung warisan memori-rasial, leluhur dan historis.
c. Kajian teori Jung terhadap Kasus Kesurupan
Indonesia merupakan bangsa kaya budaya termasuk budaya kesurupan, bahkan di daerah daerah tertentu malah sengaja untuk kesurupan, dan menjadi tontonan menarik seperti reog, kuda lumping, debus dan tari kecak. Budaya ini lah yang menjadi arketip arketip yang tersimpan dalam ketidaksadaran kolektif dan inilah yang banyak mempengaruhi terjadinya kesurupan di indonesia.

Setiap kita memiliki potensi untuk kesurupan karena memang bawah sadar kita dalam collective unconciousness berisi mitos mitos seperti memedi pocong, wewe gombel, jin penunggu rumah, jin penunggu sungai, dan banyak lagi, bahkan penunggu laut selatan. Mitos inilah yang turun menurun dari jaman dulu terus hingga sekarang. Ditambah lagi pengalaman masa kecil yang sering ditakut takuti dengan berbagai macam hantu dan segala varian nya, yang kemudian tersimpan dalam personal unconciousness sehingga kedua kenyataan itu klop membentuk suatu sistem keyakinan dan kepercayaan yang setiap saat bisa muncul bila ada pemicunya (precipitating event).

Dalam kasus kesurupan masal yang menjadi precipitating event adalah teman yang sudah kesurupan, dalam istilah hipnotisme teman yang sudah kesurupan menginduksi bawah sadar teman lainnya sehingga seperti penyakit menular yang bila tidak diisolasi akan mewabah ke yang lain.

Seringkali orang yang kesurupan memiliki kekuatan yang melebihi kemampuan biasanya, dalam beberapa kasus kesurupan dia bisa berteriak teriak hingga berjam jam, atau bisa melemparkan beberapa orang yang sedang memeganginya. Ada lagi kesurupan mampu berbicara seperti bukan dia yang bicara, dalam keadaan seperti ini seseorang yang kesurupan sedang memasuki alam bawah sadarnya tepatnya di alam ketidaksadaran kolektif dimana menurut freud ketidaksadaran tersebut mengandung kekuatan jiwa (psyche) sehingga dia memiliki kekuatan yang melebihi seperti biasanya

Mengapa orang bisa masuk kedalam alam bawah sadarnya ? sebab utamanya adalah lemahnya kesadaran seperti orang mau masuk tidur, kenapa bisa tidur jawabnya tentunya karena lemahnya kesadaran karena faktor mengantuk.
Beberapa tips menangani kasus kesurupan
1. isolasi sesegera mungkin anak yang terkena kesurupan
2. tenangkan suasana, karena kesurupan cenderung membuat suasana menjadi gaduh, ketakutan, dan crowded atau ramai.
3. tenangkan anak yang mengalami kesurupan dengan membiarkannya, jangan dipaksa atau dipegang apalagi diteriaki terlebih di pukul pukul,
4. kalau membaca quran bacakan dengan penuh kekhusyuan dan dengan nada pelan sehingga akan menenangkan si sakit, kalau dibaca dengan menghentak hentak anak yang terkena akan semakin histeris dan teriakan dari pembacaan quran tadi akan memperkeruh keadaan. Dalam hal ini kita harus bijak dalam mendudukkan al quran jangan melecehkan quran dengan menggunakannya yang bukan pada tempatnya, gunakan quran sebagai petunjuk hidup bukan sebagai alat pengusiran jin.
5. tempatkan si anak di tempat tertutup namun yang aman dan udara bisa keluar masuk dalam ruangan dengan baik
6. jika keadaan semakin tidak terkendali, jangan memanggil paranormal, atau memanggil dukun dan sejenisnya. Namun panggilah dokter untuk memberikan obat penenang kepada si anak, dan jika sudah dampingi anak dengan orang tuanya
7. jangka panjang ciptakan suasana sekolah yang cerah dan ceria, baik lingkungan maupun hubungan guru muridnya dan tentunya proses belajar mengajar. Berikan penerangan yang cukup di tempat tempat yang terkesan singup, rubah warna cat dari cat yang gelap menjadi lebih terang, tebang pohon pohon yang dianggap angker, hilangkan suasana mistis disekolah. Kesurupan sering terjadi biasanya di tempat yang bekas kuburan, atau dekat kuburan, karena nuansa mistis bisa menjadi condtioning event atau keadaan yang mengkondisikan terjadinya kesurupan.
8. para guru jangan bersikap tahayul dan khurafat misalnya dengan mendatangkan ahli pengusir jin karena itu bukannya menghilangkan jin malah lingkungan sekolah menjadi tersugesti untuk kembali ke jaman animisme yaitu mempercayai Jin dan sebangsanya yang pada akhirnya akan melemahkan tauhid dan akibatnya adalah munculnya kesurupan.

Selanjutnya
 

Komentar

Video Streem

Cek Zodiak & Shio

Tahun
Bulan
Tanggal
Zodiak:
Shio:

Paranormal Indonesia